Registrasi SAC Indonesia 2023 Dibuka, Medan dan Bandung Siap-Siap!

Setelah sukses terselengara pada musim perdana 2022 lalu, SAC Indonesia kini siap melangkah untuk kembali menjaring lebih banyak lagi pelajar bertalen

Editor: Liska Rahayu
HO
Babak final lari 1.000 meter putra dalam West Java Qualifiers, di Stadion Arcamanik, 16 Desember 2022 

TRIBUN-MEDAN.com - Musim baru Student Athletics Championships (SAC) Indonesia siap digelar.

Setelah sukses terselengara pada musim perdana 2022 lalu, SAC Indonesia kini siap melangkah untuk kembali menjaring lebih banyak lagi pelajar bertalenta cabang olahraga atletik di Tanah Air.  

Proses registrasi SAC Indonesia 2023 telah dimulai pada Rabu, 24 Mei 2023 mulai pukul 12.00 WIB. Dimulai dengan pendaftaran bagi calon peserta di dua regional qualifiers awal, yakni Sumatera Qualifiers (Medan) dan West Java Qualifiers (Bandung).

Syarat dan ketentuan pendaftaran dapat diakses melalui website resmi www.sacindonesia.com dan Instagram resmi SAC Indonesia, yakni @sacindonesiaofficial.

Sekjen Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PAS), Tigor M. Tanjung, begitu antusias dengan dibukanya registrasi musim baru SAC Indonesia.

Kompetisi atletik pelajar terbesar di Indonesia ini diharapkan bisa lebih banyak menjaring banyak bakat baru dalam olahraga atletik. Yang tentunya dapat menjadi regenerasi atlet atletik Indonesia selanjutnya.

“Kita ingin SAC Indonesia kembali menjadi magnet bagi pelajar agar terlibat dalam atletik. Kalau dikaitkan dengan visi World Athletics tentang growth, SAC Indonesia telah memenuhi visi itu sendiri,” kata Tigor.

“Di World Athletics itu ada empat visi untuk growth, mulai dari partnership, participation, fans dan people. Mungkin kedepannya bisa mengembangkan lebih ke sisi people-nya. Artinya, orang-orang yang terlibat dalam kompetisi atletik sendiri, misalnya wasit dan pelatih kedepannya bisa diadakan penataran,” lanjutnya.

Dengan ribuan pelajar yang telah berpartisipasi dalam SAC Indonesia musim lalu, Tigor berharap mereka tetap menggeluti dunia atletik.

“Kita ingin mereka tetap stay di atletik. Saya selalu optimis, saya melihat SAC Indonesia memang memiliki visi, misi dan niat baik demi kemaslahatan atletik Indonesia agar atletik menjadi olahraga terus berkembang. Sehingga saya berharap sekolah kembali berpartisipasi lagi tahun ini,” tambah Tigor.

Babak final lari 1.000 meter putra dalam West Java Qualifiers, di Stadion Arcamanik, 16 Desember 2022
Babak final lari 1.000 meter putra dalam West Java Qualifiers, di Stadion Arcamanik, 16 Desember 2022 (HO)

Sebagai hasil kerjasama DBL Indonesia dan PB PASI, SAC Indonesia juga diharapkan bisa menjadi jembatan para pelajar Indonesia untuk terus berprestasi di dunia olahraga. Khususnya dalam cabang olahraga atletik.

“Opportunity dan potensinya Indonesia ini luar biasa. Untuk kedepannya, untuk olimpiade, bukan hanya untuk Asian Games, bukan hanya untuk SEA Games, tapi atletik ini harapannya olahraga terbesar, karena semua orang bisa melakukannya. Di musim kedua nanti harapannya bisa “menggulung”, karena di musim pertama kemarin kita ibaratnya di lereng,” kata Azrul Ananda, Founder dan CEO DBL Indonesia.

“Karena di musim pertama antusiasnya luar biasa, kedepannya, atletik bisa jadi show, bisa jadi aspirasi, impian, motivasi di atletik, jadi bukan hanya prestasi, tapi kita mempopulerkan,” lanjutnya.

Pendaftaran SAC Indonesia musim ini akan lebih dulu dibuka untuk Sumatera Qualifiers (Medan) dan West Java Qualifiers (Bandung). Pelajar tingkat SD/Sederajat, SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat di kedua provinsi itu yang memenuhi persyaratan dan didampingi ofisialnya bisa mendaftar.

Tahun ini, SAC Indonesia akan kembali melombakan lima main event. Yakni lari jarak pendek (sprint), lari jarak menengah (middle distance), lari estafet (relays), lompat jauh (long jump) dan tolak peluru (shot put). S

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved