Waktu yang Dicintai Allah, Berikut Amalan Rasulullah di Bulan Dzulhijjah Idul Adha
Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah
TRIBUN-MEDAN.com - 10 Hari di Bulan Dzulhijjah merupakan hari dimana amal shaleh umat Islam lebih dicintai oleh Allah.
Umat Islam dianjurkan berpuasa dan memperbanyak amalan, seperti bertasbih, berzikir, bertahmid, dan sedekah.
Berikut ini bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah yang dijalankan jelang Idul Adha.
Ada beberapa puasa sunnah yang dijalankan umat Muslim menjelang Idul Adha.
Puasa sunah tersebut ialah puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah.
Baca juga: TERNYATA Istri Denny Sumargo Jadi Komisaris Perusahaan Jusuf Hamka
Baca juga: Lantaran Mertua Nikah di Luar Negeri,Wanita Ini Syok Ternyata Nikahi Abang Kandung hingga Punya Anak
Rasulullah dan para sahabat melaksanakan puasa Arafah tanpa melafalkan niat.
Melafalkan niat bukanlah syarat, namun ia disunnahkan oleh jumhur ulama selain mazhab Maliki dengan maksud membantu hati dalam menghadirkan niat.
Namun ada ulama yang memberikan lafal niat untuk puasa Arafah sebagai berikut :
Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala."
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
(Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Al-Quran-Doa-Pagi-Hari.jpg)