Berita Viral
Puluhan Oknum Ormas Sok Jago, Pukul Sejumlah Pengunjung dan Pedagang Angkringan
Selain mengobrak-abrik angkringan tersebut, sekelompok oknum anggota ormas itu juga melakukan pemukulan terhadap sejumlah pengunjung.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
Kondisi anggota Unit Intel Kodim 0204/DS, Serka Amosta Bangun yang babak belur dikeroyok anggota Ormas Pemuda Pancasila di satu kafe di Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang sampai saat ini masih dalam tahap penyembuhan.
Korban pun belum bisa untuk bekerja kembali. Informasi yang dihimpun saat ini yang bersangkutan menjalani perobatan jalan karena bagian matanya dan kepalanya masih belum sembuh.
"Ya, sedang pengobatan sekarang ini. Matanya pun masih diperban, "ujar Dandim 0204/DS, Letkol Czi Yoga Febrianto dihubungi melalui telepon selulernya Senin, (20/2/2023).
Sejauh ini Yoga belum dapat menyimpulkan apakah korban ada mengalami cacat permanen atau tidak. Disebutkan proses pengobatan masih terus berjalan terhadap anggotanya itu. Karena ada tahapannya ia pun belum dapat memaparkan lebih rinci soal kondisi korban yang sebenarnya dari sisi medis.
"Dokter lah nanti yang tahu," kata Yoga.
Yoga menyebut pihaknya dalam kasus ini menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Ia berharap agar pelaku yang terlibat bisa secepatnya ditangkap.
"Sudah kita serahkan ke Polres. Harapannya pelaku tertangkap," ucapnya.
Ketika disinggung soal kronologis kejadian, Yoga menyampaikan pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.
Ia menyebut sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara pasti bagaimana penganiayaan bisa sampai terjadi.
"Biasalah di warung mungkin salah paham atau perselisihan. Karenakan pelakunya belum ditangkap semua. Permasalahannya apa kan kita nggak tau. Kita nggak bisa menyimpulkan sepihak juga. Karena korban juga masih sakit, "ucap Yoga.
Yoga pun mengaku sudah sempat mendengar kalau kasus ini akan dirilis oleh polisi karena sudah ada pelaku yang ditangkap.
Ia pun menunggu untuk mengetahui bagaimana perkembangan selanjutnya dari kasus ini seperti apa oleh pihak kepolisian.
Sejauh ini dari 11 orang yang sempat menganiaya korban baru satu orang yang diamankan yakni Ketua PP Desa Limau Manis, Insanul Afwa. Sementara yang lainnya masih dalam pengejaran.
(cr31/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Viral-sekelompok-ormas-obrak-abrik-sebuah-angkringan-di-wilayah-Kecamatan-Cileungsi.jpg)