FIFA matchday
SINDIRAN Jose Mourinho pada Pemain Indonesia, Media Mirror: Lebih Sulit Menghadapi Nyamuk
Munculnya statement-statement tersebut menjadi lecutan bagi pemain Indonesia untuk membuktikan ke dunia.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Chandra Simarmata
Begitu juga dengan aksi Marselino Ferdinan yang beberapa kali merepotkan lini tengah La Albiceleste.
Termasuk juga soal lemparan jarak jauh Pratama Arhan.
"Soal lemparan ke dalam (Arhan), kami bisa menghadapi karena bermain kompak dan baik, kami bisa bermain bagus," kata Scaloni.
"Tak ada pemain Indonesia yang spesial bagi saya," ujarnya menambahkan.
Seakan terulang, senada dengan Scaloni, pelatih top Eropa seperti Jose Mourinho rupanya juga pernah mengutarakan hal yang sama.
Pelatih klub Liga Italia AS Roma itu pernah menyinggung soal potensi pemain Indonesia.
Waktu itu, Jose Mourinho yang masih menangani Chelsea berhadapan dengan Indonesia All Stars pada 2013.
Skuat Timnas Indonesia terdiri dari pemain-pemain terbaik di liga lokal.
Laga beda kelas tersebut berakhir dengan skor telak 8-1 untuk kemenangan Chelsea.
Usai laga, Jose Mourinho menyindir permainan para pemain Indonesia.
"Jika Indonesia tidak punya potensi spesial, maka bermainlah dengan penuh kegairahan yang besar dan kebanggaan," kata Jose Mourinho Mantan pelatih klub raksasa La Liga Spanyol Real Madrid pada 25 Juli 2023.
Pahitnya lagi, media luar negeri sekaliber Mirror juga menyebut Chelsea tak mendapat pelajaran berarti pada laga tersebut.
"Lawan yang menyedihkan tidak membuat permainan menarik.
Bahkan, sebenarnya para pemain Chelsea lebih kesulitan menghadapi nyamuk ketimbang para pemain Indonesia All-Star," tulis Mirror kala itu seperti dikutip dari bolasportdotcom.
Munculnya statement-statement tersebut menjadi lecutan bagi pemain Indonesia untuk membuktikan ke dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Garnacho-argentina-vs-asnawi.jpg)