PSDS

Komisaris dan Pemegang Saham Gelar Rapat, Bahas Penyelamatan PSDS Deliserdang

Komisaris dan Pemegang Saham PT Traktor Kuning Deli Serdang (TKD) menggelar rapat membahas nasib klub PSDS Deliserdang, Kamis (6/7/2023).

|
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
ILUSTRASI. Launching jersey dan skuat PSDS pada Rabu (31/8/2022) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Komisaris dan Pemegang Saham PT Traktor Kuning Deliserdang (TKD) menggelar rapat membahas nasib klub PSDS Deliserdang, Kamis (6/7/2023).

Rapat tersebut digelar lantaran sempat ada rencana PSDS akan dijual dengan harga Rp 5 miliar.

Baca juga: PSDS Deliserdang Dijual Rp 5 Milyar Jelang Liga 2, Herman Sagita: Ini Demi Kebaikan

Baca juga: Tanggapan Suporter terkait Kabar PSDS Deliserdang akan Dijual Rp 5 M

Rapat dilaksanakan di lantai 2 Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang dan dipimpin oleh Direktur Utama PT TKD, Khairum Rijal didampingi Direktur Pemasaran dan Pendanaan, Herman Sagita alias Cinwa. 

"Agenda hari ini, kita bahas kaitan soal kepemilikan saham, dimana masih ada teman-teman kita yang sudah berkomitmen pada saat rapat pertama tahun lalu tapi sampai sekarang belum selesaikan sahamnya. Dan hari ini kita mengambil sikap, mereka harus bisa menyelesaikannya dan nanti apabila ada yang berminat menanamkan sahamnya akan kita berikan," ujar Khairum Rijal ketika diwawancarai www.tribun-medan.com usai memimpin rapat. 

Khairum mengakui saham yang sudah terkumpul selama ini baru mencapai 60 persen.

Sedangkan sisanya 40 persen lagi, belum ada diberikan oleh pemegang saham yang sudah pernah membuat pernyataan.

Meski informasi yang didapat untuk 100 persen saham nilainya Rp 2 miliar, ketika ditanyai hal ini Khairum pun tidak mau menyebutkan angka pastinya. 

"Kalau total sahamnya nggak usah kita sebutkanlah. Kita masih mengimbau ini. Sisa 40 persen itu karena terhenti akibat (tragedi) di Kanjuruhan itu. Makanya nggak disalurkan mereka karena disebut kompetisi jugakan berhenti sehingga tidak ada penyelesaian," ucap Khairum. 

Khairum yang juga merupakan Asisten II Pemkab Deliserdang ini menyebut memberi batas waktu kepada pemegang saham untuk melakukan penyelesaian hingga dua pekan ke depan.

Diakui kalau nantinya saham yang terkumpul juga memang tidak memungkinkan, maka baru akan ditawarkan ke luar.

Ia mengharapkan kalau nantinya pemegang saham yang sudah ada juga bisa melakukan penambahan. 

"Kalau untuk pendanaan ke depan kita akan penggalangan dan sponsor. Kan banyak perusahaan-perusahaan di Deliserdang ini. Kita akan ajak mereka jadi sponsor. Kita jugakan baru dapat kepercayaan di Liga 2, tapi kemudian terhenti (karena kompetisi dihentikan). Ini kita sama-sama melangkah makanya diharapkan di Liga 2 ini kita bisa mempertahankan sehingga orang akan mempercayai dan memberikan sponsor ataupun mungkin menambah nilai saham. Karena sponsor ini sangat diperlukan," ucap Khairum. 

Khairum mengatakan Bupati Ashari Tambunan yang juga sebagai pemegang saham sangat serius dalam persoalan ini.

Bupati juga tidak ingin PSDS nantinya keluar dari Deliserdang.

Sebab, PSDS punya sejarah panjang di Deliserdang, sehingga tidak boleh berganti nama dan berpindah home base. 

Baca juga: Manajemen PSDS Kembali Percayakan Susanto Jadi Pelatih Kepala Tim Traktor Kuning di Liga 2 Musim Ini

Baca juga: PSDS Kembali Gelar Latihan di Stadion Baharoeddin Siregar, Diikuti 40 Pemain

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved