HISTERIS Siswi SMA Aceh : Gak Ada Lagi Perawanku, Dirampok dan Dirudapkasa Mantan Pria Beristri
Pelajar berusia 15 tahun itu menjadi korban rudapaksa dan perampokan yang dilakukan oleh mantan
Sekira pukul 14.00 WIB, mereka berjalan menuju tempat wisata Bur Telege.
Di tikungan turunan dari tempat wisata Bur Telege yang tembus ke kampung one-one, mereka berhenti di depan sebuah rumah bekas café.
Terdakwa mengajak korban untuk duduk di depan rumah tersebut, dan keduanya bermain hp masing-masing.
Selanjutnya pada pukul 15.30 WIB, terdakwa mengajak korban ke ruangan bekas cafe tersebut karena cafe tersebut terdapat ruangan kosong seperti kamar.
Setelah itu sekira pukul 16.00 wib, terdakwa mengatakan kepada korban “aku minta itu (sambil melirik bagian atas dada korban)”
Lalu korban menjawab “enggak” dan selanjutnya terdakwa melakukan pemaksaan terhadap korban.
Korban berusaha melawan dengan molak tangan dan tubuh terdakwa.
Tetapi terdakwa kembali mendekati korban dan langsung melakukan rudapaksa.
Usai melakukan tindakan bejat tersebut, sekira pukul 17.30 WIB, terdakwa membawa pulang korban.
Di dalam perjalanan pulang, terdakwa mengatakan kalau dirinya akan bertanggung jawab atas perbuatannya itu.
Lalu terdakwa meminta cincin korban (emas 4 gram) dengan cara memaksa melepaskannya dari jari tengah tangan kiri korban.
Sekira pukul 19.00 WIB, terdakwa memberhentikan kendaraanya di sebuah masjid dan meminta korban ke mandi membersihkan darah yang terus keluar dari alat vital korban.
Sebelum ke masuk ke kamar mandi, korban meminta emas dan HP miliknya yang saat itu dirampas oleh terdakwa.
Setelah selesai dari kamar mandi, korban melihat terdakwa sudah tidak ada di lokasi.
Dengan rasa gemetaran dan ketakutan, korban melihat abang-abang dan memanggilnya untuk meminjam hpnya untuk menelpon HP nya yang pada saat itu berada di tangan terdakwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-Siswi-SMA-Ditemukan-Tewas-asa.jpg)