Berita Nasional
REKAMAN AMATIR, Banjir Lahar Gunung Semeru Bak Tsunami
Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan status tanggap darurat bencana banjir lahar akibat curah hujan yang tinggi di Gunung Semeru
|
Editor:
Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan status tanggap darurat bencana banjir lahar akibat curah hujan yang tinggi di Gunung Semeru.
Status ini berlaku selama 14 hari atau hingga 21 Juli 2023.
Beredar video amatir yang memperlihatkan warga berhamburan saat lahar tiba-tiba meluap hingga ke jalan raya.
Lahar datang dengan sangat deras hingga jembatan besi ambruk dan jalan raya tertutup puing-puing longsor.
Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui total korban jiwa, namun dikabarkan seorang bayi berusia empat bulan meninggal dunia.
Pemkab Lumajang juga sedang mendata kerusakan infrastruktur dan bantuan berupa obat dan pangan untuk masyarakat yang mengungsi.
Saksikan videonya pada :