Viral Medsos

POTRET dr Osinta Silaen, Mobil yang Dikendarai Bareng dr lsye Sinambela Remuk Ditabrak Kereta Api

dr Osinta Silaen (OS) tewas di lokasi kejadian. Korban merupakan warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan

|
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
FB
Jenazah dr Osinta Silaen di rumah duka, Selasa (18/7/2023).(FB) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Mobil Nissan Juke bernomor polisi BK 1747 RA remuk ditabrak kereta api Sri Bilah Utama jurusan Rantauparapat - Medan di perlintasan kereta api yang diduga tanpa pang pintu di Jalan K H Agus Salim/ Jalan Marah Rusli, Lingkungan V, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (18/7/2023) pagi sekira pukul 10:00 WIB.

Pantauan Tribun-medan.com, mobil nissan zuke warna silver itu sudah dalam kondisi rusak parah setelah terseret kereta api Sri Bilah Utama KA U51 Nomor Loco CC2017708 yang dikemudikan masinis Ilham H (32) warga Komp. PT. KAI, Jalan Akasia, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, Ipda Jefri menjelaskan kronologi kejadian kecelakaan lalu lintas ini yang memakan korban jiwa tersebut.

Ia mengatakan, mobil mini bus nissan zuke dengan bernomor polisi BK 1747 RA tersbeut dikemudikan seorang wanita bernama Osinta Silaen (34).

Osinta Silaen (OS) tewas di lokasi kejadian. Korban merupakan warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

“Aibat kecelakaan tersebut, pengemudi Osinta Silaen (OS) meninggal dunia di TKP dan dibawa ke RSU Wira Husada, Kisaran,” jelas Ipda Jefri.

dr Elsye Minar Sinambela dan dr Osinta Silaen (FB)
dr Elsye Minar Sinambela (kiri) dan dr Osinta Silaen (kanan). (FB)

Sementara, seorang penumpang lain, temannya, Elsye Minar Sinambela (34), mengalami luka parah dan kini dirawat di RS Setio Husodo, Kisaran,” sambungnya.

Elsye Minar Sinambela (EMS) merupakan warga Jalan Sanusi Pane, Perum Wahyu 6, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

"Mobil yang dikemudikan korban datang dari arah Kota Kisaran menuju arah Mutiara. Sesampainya di TKP bertabrakan dengan kereta api yang melintas dari arah Rantau Prapat menuju Kota Medan,"jelasnya..

“Akibat kejadian tersebut, pengemudi meninggal dunia di tempat, sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka dan kendaraannya mengalami kerusakan,”pungkasnya. Belakangan diketahui, kedua korban merupakan dokter di Puskemsas.

Jenazah dr Osinta Silaen
Jenazah dr Osinta Silaen di rumah duka, Selasa (18/7/2023).(FB)

Baca juga: Kronologi Mobil Ditabrak Kereta Api hingga Ringsek di Tebing Tinggi, Dua Penumpang Dilarikan ke RS

Kronologis kejadian

Menurut informasi, insiden mobil ditabrak kereta api ini bermula saat kedua korban hendak melintas di lokasi kejadian.

Ketika melaju di perlintasan tanpa palang pintu tersebut, tiba-tiba saja datang kereta api Sri Bilah jurusan Rantauparapat-Medan.

Lalu, kereta api langsung menabrak mobil yang ditumpangi kedua korban.

Begitu mobil ditabrak, kendaraan roda empat itu kemudian terguling.

Baca juga: Mobil Ditabrak Kereta Api di Sunggal, Berikut Kronologi dan Kondisi Terkini Penumpang

Korban yang berada di dalam mobil terluka parah.

dr Osinta Silaen, yang merupakan warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami luka berat, akibat tengkorak kepalanya pecah. Selain itu, bagian tulang rusuk korban juga patah.

Sementara, untuk korban Elsye Minae Sinambela, kini dirawat di rumah sakit.

"Yang satu meninggal dunia di temoat. Korban lainnya kritis," kata Kanit Gakum Sat Lantas Polres Asahan, Ipda Jefri Helmi, Selasa (18/7/2023).

Jefri mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami lebih lanjut peristiwa ini.

Baca juga: Kronologi Mobil Brio yang Boyong 2 Wanita Ditabrak Kereta Api di Tebing Tinggi, Ini Identitas Korban

Jenazah dr Osinta Silaen di rumah duka
Jenazah dr Osinta Silaen di rumah duka, Selasa (18/7/2023).(FB)

Bertugas di Puskesmas

Menurut informasi, dokter Osinta Silaen bertugas di Puskesmas Meranti.

Sementara itu, dokter Elsye Minae Sinambela merupakan dokter hewan.

Saat ini, de Elsye tengah berjuang melawan masa kritis. Ia juga mengalami luka serius akibat peristiwa ini.

Mobil mini bus yang kedua tumpangi ditabrak kereta api hingga terseret sejauh 15 meter dari lokasi awal hingga hampir menghantam rumah warga.

Korban Elsye Minar Sinambela berhasil dikeluarkan warga dalam kondisi selamat dari kabin penumpang dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Sementara  Osinta Silaen terjepit dibangku sopir dan meninggal dunia di lokasi.

Polisi dibantu warga mengeluarkan kedua korban menggunakan alat seadanya berlangsung dramatis.

Polisi dan warga menarik paksa rangkaian pintu mobil yang ringsek itu secara bersama-sama.

Kini, mobil dalam keadaa ringsek telah dievakuasi ke Pos Lantas Katarina Kisaran.

Foto-foto semasa hidup dr Osinta Silaen:

Foto semasa hidup dr Osinta Silaen
Foto semasa hidup dr Osinta Silaen (dok.pribadi/fb)
Foto dr Osinta Silaen
Foto semasa hidup dr Osinta Silaen (dok.pribadi/fb)
Foto kenangan dr Osinta Silaen
Foto semasa hidup dr Osinta Silaen (dok.pribadi/fb)

Terkejut kami dengar kepergianmu @Osinta Silaen." 

"Ngeri nai kepergianmu Osin.. Untuk kak @Hotly Jabat yang kuat kuat dan sabar ya kak,"tulis akun @Rosheppy Harianja.

(*/tribun-medan.com)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved