Sumut Terkini
SOSOK dr Osinta, Tewas Ditabrak Kereta Api, Dikenal Baik Hati Selama Mengabdi di Puskesmas Meranti
Sosok dr Osinta Silaen dikenal sebagai memiliki pribadi dan pelayan yang baik bagi masyarakat semasa mengabdi di Puskesmas Meranti.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Dr Osinta Silaen, korban kecelakaan kereta api di perlintasan kereta api di Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan kini telah disemayamkan di rumah duka di Jalan Diponegoro, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Rabu (19/7/2023).
Sosok dr Osinta Silaen dikenal sebagai memiliki pribadi dan pelayan yang baik bagi masyarakat semasa mengabdi di Puskesmas Meranti.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh rekan-rekan kerjanya yang hadir di rumah duka.
Menurut mereka, kedatangan tersebut sebagai penghormatan terakhir yang diberikan kepada Osinta sebagai rekan satu pekerjaan.
"Kami memberikan penghormatan terakhir kepada dr Osinta sebagai pengabdi di puskesmas Meranti," kata Muksin, Kordinator Usung Jenzah Korpri Kabupaten Asahan.
Menurutnya, Osinta merupakan dokter ahli muda yang juga merupakan seorang ASN golongan III C.
"Beliau ini merupakan pelayan publik yang sangat baik. Beliau dikenal ramah dan selalu memberikan yang terbaik dalam bertugas," ujarnya.
Ia mengaku kini mereka merasa kehilangan sosok dokter Osinta. "Kami pasti akan merindukan sosok dokter Osinta yang periang," pungkasnya.
Sementara dalam amatan tribun-medan.com, rumah dokter Osinta Silaen kini telah diramaikan oleh pelayat yang hadir.
Tenda duka terbentang di Jalan Diponegoro untuk melangsungkan acara adat pemakaman untuk dokter Osinta.
Mobil Nissan Juke bernomor polisi BK 1747 RA remuk ditabrak kereta api Sri Bilah Utama jurusan Rantauparapat - Medan di perlintasan kereta api yang diduga tanpa pang pintu di Jalan K H Agus Salim/ Jalan Marah Rusli, Lingkungan V, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (18/7/2023) pagi sekira pukul 10:00 WIB.
Pantauan Tribun-medan.com, mobil nissan zuke warna silver itu sudah dalam kondisi rusak parah setelah terseret kereta api Sri Bilah Utama KA U51 Nomor Loco CC2017708 yang dikemudikan masinis Ilham H (32) warga Komp. PT. KAI, Jalan Akasia, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, Ipda Jefri menjelaskan kronologi kejadian kecelakaan lalu lintas ini yang memakan korban jiwa tersebut.
Ia mengatakan, mobil mini bus nissan zuke dengan bernomor polisi BK 1747 RA tersbeut dikemudikan seorang wanita bernama Osinta Silaen (34).
Osinta Silaen (OS) tewas di lokasi kejadian. Korban merupakan warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.