Viral Medsos

Viral Ratusan Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Mengundurkan Diri, Pihak Kampus Buka Suara

Beredar cuitan di media sosial Twitter soal ratusan calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) mengundurkan diri.

Twitter.com/ @sbmptnfess.
Viral cuitan di Twitter soal ratusan calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) mengundurkan diri. 

TRIBUN-MEDAN.com - Beredar cuitan di media sosial Twitter soal ratusan calon mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) mengundurkan diri.

Diketahui, mahasiswa baru UB tersebut mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos melalui Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023.

Hal tersebut menjadi perbincangan usai salah satu warganet mempertanyakan alasan mengapa ratusan calon mahasiswa baru mengundurkan diri dari UB di akun Twitter @sbmptnfess.

Pengirim juga menunggah tangkapan layar mengenai informasi ratusan calon maba UB mengundurkan diri usai pengumuman SNBT.

"Ini kenapa mengundurkan diri?" tulis pengunggah pada akun @sbmptnfess.

Unggahan itu sontak ramai dikomentari oleh warganet. Tak sedikit warganet yang menyebut bahwa biaya uang kuliah tunggal (UKT) menjadi salah satu alasan mahasiswa baru mengundurkan diri.

"Jangan salahkan yg mengundurkan diri, kalian tidak tau ukt yg mereka dapetin sesuai atau ga sama kemampuan ortunya, dunia adil hanya untuk si kaya," tulis @Taehyaungkim.

"Simple gk si alesanya. karena penerima kipk itu gk adil, masa yg punya mobil fourtuner dpt ukt 100rb-2jt sedangkan yg bonyoknya cuma pns atau bahkan gk kerja ukt 10jt ke atas," tulis @janntunghati.

"Temen ak salah satunya. Dia mengundurkan diri krn nggak keterima kipk. Meskipun dpt UKT gol 1 (500k), tapi berat di biaya hidupnya juga nanti di sanaa," tulis @Usertwt120865.

Setelah ditelusuri, ternyata kebanyakan calon mahasiswa baru tersebut mengundurkan diri dari UB lantaran tidak memenuhi tahapan selanjutnya.

Pada periode 21 Juni hingga 1 Juli 2023, terdapat ratusan mahasiswa yang telah berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), namun mereka tidak melakukan pendaftaran ulang.

Sementara itu, ada juga 83 calon mahasiswa baru dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak melakukan registrasi ulang.

Data ini diungkapkan oleh Kotok Gurito, yang menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Humas dan Kearsipan di Universitas Brawijaya.

Selain menginformasikan data tersebut, Kotok Gurito juga mengonfirmasi kebenaran dari narasi yang viral terkait masalah ini.

Dilansir dari Kompas.com, sebanyak 11,5 persen dari jumlah kuota calon mahasiswa baru melalui jalur SNBP memutuskan untuk mengundurkan diri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved