Kesehatan
Mengenal Bronkus dan Fungsinya serta Penyakit yang Menganggunya
Ada dua cabang di tenggorokan yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Kedua bronkus menuju ke paru-paru.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kebutuhan manusia akan oksigen dipenuhi melalui sistem pernapasan.
Mekanisme pernapasan atau yang biasa disebut dengan respirasi merupakan proses pertukaran gas oksigen dengan karbon dioksida.
Sistem pernapasan manusia memiliki beberapa alat atau organ, salah satunya adalah bronkus. Apa saja fungsi bronkus?
Mengenal Bronkus dan fungsinya
Tenggorokan juga disebut trakea, dan cabang-cabang trakea disebut bronkus. Ada dua cabang di tenggorokan: bronkus kanan dan bronkus kiri. Kedua bronkus menuju ke paru-paru, di mana mereka bercabang lagi.
Mukosa bronkus memiliki struktur berlapis yang sama dengan trakea, perbedaannya terletak pada bentuk tulang rawannya.
Bronkus kecil memiliki tulang rawan berbentuk tidak teratur, sedangkan pada bronkus besar, cincin tulang rawan sepenuhnya mengelilingi lumen.
Cabang-cabang bronkus disebut bronkiolus. Bronkus kanan (bronkus primer) terbagi menjadi tiga lobus (bronkus sekunder), dan bronkus kiri terbagi menjadi dua bronkiolus.Cabang terkecil masuk ke dalam alveoli, atau alveoli.
Bronkus memiliki beberapa fungsi, tetapi fungsi utamanya adalah menyediakan lorong atau jalur bagi udara untuk masuk dan keluar dari paru-paru.
Bronkus juga melembapkan udara yang masuk dan menyaring partikel asing yang masuk bersama udara.
Bronkus dilapisi dengan silia, yang terlihat seperti rambut atau bulu kecil. Silia menggerakkan lendir dan partikel keluar dari paru-paru.
Partikel-partikel tersebut keluar bersama lendir dan dikeluarkan oleh tubuh melalui saluran pencernaan, seperti yang dikutip oleh Cleveland Clinic.
Penyakit yang Mengganggu Sistem Bronkus
Menurut buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi karya Rikky Firmansyah dkk, ada beberapa penyakit yang dapat menghambat sistem bronkus:
1. Kanker paru-paru
Kanker paru-paru merupakan penyakit yang berkembang pada sel epitel bronkus, penyakit ini dapat disebabkan oleh asap rokok dan polusi udara.
Tidak hanya merayap ke dalam bronkus, tetapi sel-sel kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Bronkus1.jpg)