Kesehatan

Berikut 5 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Cuaca Ekstrem

Karena ketika kekebalan tubuh anak-anak terganggu selama cuaca ekstrem, mereka berisiko lebih tinggi terpapar virus penyebab penyakit.

Tayang:
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy P.F Hutagaol
metro.uk
Ilustrasi anak sakit 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kondisi cuaca ekstrem dapat memengaruhi kesehatan anak-anak, dan semua orang tua harus mempertimbangkan cara-cara untuk melindungi anak-anak mereka dari cuaca ekstrem untuk memastikan sistem kekebalan tubuh mereka tetap kuat.

Karena ketika kekebalan tubuh anak-anak terganggu selama cuaca ekstrem, mereka berisiko lebih tinggi terpapar virus penyebab penyakit.

Cuaca ekstrem meningkatkan risiko berbagai penyakit pada anak-anak. Namun, Anda dapat membantu mencegahnya dengan

1. Jaga kebersihan dan sirkulasi udara di rumah

Memperhatikan kebersihan dan sirkulasi udara di rumah Anda merupakan salah satu cara melindungi diri dari cuaca ekstrem yang tidak boleh disepelekan.

Menurut U.S. Environmental Protection Agency, kondisi udara yang lembab saat terjadi perubahan cuaca ekstrem membuat virus dan bakteri berkembang biak lebih cepat.

Selain itu, lingkungan rumah yang tidak dibersihkan secara teratur juga mendorong pertumbuhan bakteri.

Semakin cepat virus dan bakteri tumbuh dan menyebar, maka semakin rentan pula Si Kecil terserang penyakit.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menjaga kebersihan dengan membersihkan ruangan-ruangan di dalam rumah secara rutin dan tidak membiarkan sampah atau barang-barang yang tidak terpakai menumpuk.

Sebaiknya biasakan membuka jendela setiap pagi untuk mengalirkan udara di dalam ruangan.

2. Berlatihlah untuk mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri

Semua orang tua dianjurkan untuk membiasakan anak-anak mereka mencuci tangan sedini mungkin.

Hal ini tentu bukan tanpa alasan, karena masa kanak-kanak merupakan masa dimana anak dapat bereksplorasi banyak hal sembari belajar dan bermain.

Saat bermain, orang tua tidak bisa sepenuhnya menjamin anak terbebas dari segala macam kuman dan bakteri yang ada di sekitarnya.

Oleh karena itu, orang tua harus mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan diri dan melatihnya untuk menerapkannya dalam kebiasaan sehari-hari.

3. Berikan asupan makanan yang bergizi

Ketika membahas cara melindungi diri dari cuaca ekstrem, tidak lengkap rasanya jika tidak menyinggung soal asupan makanan sehari-hari.

Mengonsumsi makanan yang sehat adalah bagian penting dari rutinitas harian anak karena mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Daya tahan tubuh anak berperan penting untuk mencegah risiko berbagai penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus.

Untuk menerapkan pola makan sehat dengan asupan makanan yang bergizi, Anda dapat memberikan anak buah-buahan seperti pisang, jeruk, dan stroberi, serta sayuran seperti wortel, brokoli, dan sayuran hijau lainnya.

Mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi vitamin C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga melindungi anak dari risiko terpapar virus dan bakteri.

Imbangi juga dengan asupan protein tinggi seperti ayam, ikan, dan telur untuk melengkapi pola makan bergizi seimbang.

4. Jauhkan anak dari pemicu stres dan hindari begadang

Kedengarannya sepele, namun stres ternyata bisa menjadi salah satu faktor yang membuat tubuh rentan terserang penyakit.

Stres memicu pelepasan hormon stres yang dapat mempengaruhi berbagai aspek tubuh, termasuk emosi, perilaku, dan kesehatan.

Beberapa otot dalam tubuh cenderung menegang, sehingga mengganggu pola tidur anak.

Ketika anak sulit tidur, tubuhnya akan lebih mudah lelah dan lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Untuk mencegahnya, biasakan anak untuk tidur tepat waktu dan hindari hal-hal yang dapat menimbulkan stres pada anak dengan melakukan aktivitas favoritnya.

5. Berikan vitamin khusus untuk anak

Dr Attila Dewanti, konsultan anak di RSIA Brawijaya Antasari, Jakarta, mengatakan bahwa suplemen dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh anak.

Anak-anak secara fisik lebih rentan terhadap virus dibandingkan orang dewasa, terutama di era kegiatan belajar mengajar secara offline.

Namun, Dr Attila menekankan pentingnya memilih suplemen dengan kandungan yang lengkap.

(cr30/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved