Liga 2

BERITA PSMS Medan: Manajemen Surati LIB soal Kebijakan Tanpa Suporter Tamu, SMeCK Hooligan Gerah

Pada point f di surat tersebut tercantum penegasan bahwa seluruh pertandingan Liga 2 musim 2023/2024 digelar tanpa suporter tim tamu.

|
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Menjelang kick off Liga 2 2023-2024, pihak operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan kebijakan larangan tanpa suporter tamu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menjelang kick off Liga 2 2023-2024, pihak operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan kebijakan larangan tanpa suporter tamu.

Kebijakan PT LIB tersebut, disebut langkah yang kurang tepat oleh Manajemen PSMS Medan.

Merasa kurang tepat, manajemen PSMS Medan pun melayangkan surat kepada PT LIB

Surat tersebut berisi permintaan manajemen PSMS Medan agar PT LIB meninjau ulang keputusan yang tertuang dalam surat Nomor: 467/LIB-COR/VIII/2023 yang terbit 28 Agustus 2023.

Pada point f di surat tersebut tercantum penegasan bahwa seluruh pertandingan Liga 2 musim 2023/2024 digelar tanpa suporter tim tamu.

Baca juga: LIONEL Messi Memang Sukses Debut di MLS dengan Manis, Ternyata Ada Langgar Peraturan Besar

Seperti diketahui, kebijakan larangan kehadiran suporter tim tamu di Liga 1 dan 2 sendiri dilakukan pasca Tragedi Kanjuruhan Oktober 2022 yang lalu dan juga hasil kesepakatan antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Federation Internationale de Football Association (FIFA).

Direktur Teknik PT Kinantan Medan Indonesia, pengelola PSMS Medan, Andry Mahyar Matondang mengatakan, sejauh ini di Sumatera tidak ada terjadi kerusuhan antar suporter pendukung tim Liga 2. 

"Jadi kami kirimkan surat permohonan peninjauan ulang keputusan PT Liga dan PSSI terkait dengan tidak boleh hadirnya suporter tim tamu di laga Liga 2," ujar Andry Mahyar, dilansir dari Media Officer PSMS Medan.

Sejumlah alasan yang logis juga dituangkan dalam permohonan peninjauan keputusan penyelenggara liga sepakbola profesional di Indonesia itu.

Direktur Teknik dan Pembinaan PT KMI, Andry Mahyar Matondang
Direktur Teknik dan Pembinaan PT KMI, Andry Mahyar Matondang (Tribun Medan/Aprianto Tambunan)

Baca juga: PSMS Medan Resmi Kontrak Andri Muliadi dan Rizky Aldi Nurcahya, Bek Tengah dan Kanan

Menurut Andry Mahyar, di tiga tim Liga 2 yakni PSMS Medan, Sada Sumut FC hingga PSDS Deli Serdang berada di satu kepolisian daerah yang sama, Polda Sumatera Utara.

"Tidak ada historis antara suporter PSMS misalnya dengan PSPS atau dengan klub lainnya di Grup A sebuah permusuhan. Relatif aman kalau seandainya diberikan izin suporter kita untuk hadir mendukung kita pada setiap laga Liga 2," ucapnya.

Andry Mahyar mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada PT LIB pada 23 Agustus 2023.

Selain mengirimkan surat ke PT LIB, Andry Mahyar juga telah menyampaikan langsung kepada Direktur Utama (Dirut) PT LIB Ferry Paulus, melalui WhatsApp terkait permohonan itu.

"Harapan kami PT LIB dan PSSI meninjau ulang keputusan itu. Agar klub suporter bisa mendukung tim di stadion, biar lebih greget," ucapnya.

Sementara itu, kelompok suporter PSMS Medan, SMeCK (Suporter Medan Cinta Kinantan) merasa gerah dengan keputusan PT LIB yang tidak mengizinkan suporter tim tamu datang ke stadion.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved