Berita Seleb
Oklin Fia Stres Dapat Banyak Teror Usai Nomor HP dan Alamat Tersebar Imbas Konten Makan Ice Cream
Lebih lanjut, imbas dari konten tersebut, Oklin Fia menuturkan bahwa nomor pribadinya sempat tersebar.
Hal itu dijabarkan Oklin guna menepis tudingan menistakan agama.
"Sejak kecil, ibu saya sudah mengajarkan tentang agama islam, menjadi seorang muslimah yang baik dan solehah, saya dibiasakan untuk menutup aurat dan hijab sejak saya masih remaja. Bahkan jauh sebelum saya membuat konten di media sosial," ucap Oknlin Fia.
Atas permasalahan yang ia hadapai saat ini, Oklin sadar diri.
Baca juga: Iblis Juga Punya Ilmu, Ummi Pipik Kuliti Konten Tak Senonoh Oklin Fia Jilat Es Krim
Bahwa saat ini Oklin Fia sedang diperingatkan oleh Allah SWT.
"Saya mengakui, di umur yang belia ini, saya berbuat khilaf dan saya menyesal terhadap perbuatan saya tersebut.
Saya berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Alhamdulillah saya menyadari, ini bentuk peringatan dari Allah SWT untuk saya kembali ke jalannya, menjadi manusia yang baik," tegas Oklin Fia.
Ditanya soal maksud dan tujuan membuat konten jilat es krim di depan kelamin pria, Oklin blak-blakan kepada penyidik.
Ternyata Oklin hanya ingin lucu-lucuan saja tanpa bermaksud menyinggung agama.
"Saya minta maaf," akui Oklin Fia.
"Memang konten itu dibuat sekadar happy-happy saya, untuk lucu-lucuan saja, tidak ada maksud untuk menghina agama tertentu," kata Budiansyah.
Baca juga: Iblis Juga Punya Ilmu, Ummi Pipik Kuliti Konten Tak Senonoh Oklin Fia Jilat Es Krim
Enggan disalahkan 100 persen, Oklin menyebut video jilat es krim tersebut ia tiru dari konten kreator lain.
"Kenapa saya buat video itu karena ada video lain, jadi saya re-create aja," kata Oklin.
Adapun sosok pria yang ada di video konten jilat es krim tersebut, Oklin blak-blakan.
Bahwa pria tersebut bukan kekasih Oklin Fia melainkan tim make up-nya.

"(Pria di video viral jilat es krim) bukan (pacar Oklin) kok, orang make up," imbuh Oklin.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.