Berita PSMS
Jadi Sorotan Menpora Dito Ariotedjo, Gaji Pemain PSMS Medan Nunggak, di Mana Duduk Perkaranya
Sembilan klub yang diumumkan APPI masih menunggak gaji pemain, yakni Gresik United, Persijap Jepara, Kalteng Putra, PSMS Medan, PSPS Riau, Persiraja,
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com - Jelang bergulirnya Liga 2 yang dijadwalkan mulai 10 September mendatang, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) justru mengumumkan data klub-klub Liga 2 yang masih ada tunggakan gaji pemain di musim sebelumnya.
Setidaknya ada sembilan klub yang diumumkan APPI masih menunggak gaji pemain, yakni Gresik United, Persijap Jepara, Kalteng Putra, PSMS Medan, PSPS Riau, Persiraja, Semen Padang, Persikab Bandung dan PSKC Cimahi.
Total ada 138 pemain yang gajinya belum dibayarkan dengan jumlah keseluruhan Rp 5,447,593,540 (Lima milyar, empat ratus empat puluh tujuh juta, lima ratus sembilan puluh tiga ribu, lima ratus empat puluh rupiah).
Kondisi tersebut pun turut disorot Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.
Dito mengatakan dalam situasi ini harus dilihat jalan tengahnya, terlebih diirnya yang juga eks Chairman klub RANS Nusantara FC sangat paham dengan kondisi klub.
“Kalau keuangan klub, kami tidak punya kewenangan untuk mendorong,” kata Menpora Dito di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2023).
“Tapi memang terkait expenses tim karena saya juga pemilik klub, saya merasakan betul kalau liga tidak main atau bagaimana, masalah keuangan harus jadi perhatian,” lanjut Menpora.
“Mungkin coba kami formulasikan dan kami lihat potensi apa yang bisa dilakukan karena kasihan juga. Kasian klubnya, atau ofisial dan atletnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Menpora Dito mengatakan meski ada kondisi seperti ini, ia menganjurkan agar Liga 2 tetap berjalan sesuai jadwal.
“Kami akan lihat dulu plus-minusnya. Secara prinsip klub, liga itu lebih baik jalan karena kalau tidak, bakar duitnya pusing juga. Dulu kami pernah merasakan,” pungkasnya.
Di mana Duduk Perkaranya
Pengamat Sepak Bola Sumut, Indra Efendy Rangkuti sangat menyayangkan permasalahan yang melibatkan PSMS Medan dengan mantan pemainnya itu.
Pasalnya, permasalahan ini muncul ketika kompetisi Liga 2 akan segera di gulir.
Baca juga: DAFTAR 9 Klub Sepakbola Indonesia yang Menunggak Gaji Pemain Jelang Liga 2, Termasuk PSMS Medan
"Namun di sini yang saya sayangkan, kenapa dua pemain itu tidak komplain waktu selesainya kompetisi kemarin atau kontrak mereka. Dan APPI juga menurut saya ketika mereka mendapatkan laporan, maka kroscek dulu ke klub asal, di mana duduk perkaranya," ungkap Indra Rangkuti kepada Tribun Medan, Senin (4/9/2023).
Indra mengatakan permasalahan antara Manajemen PSMS Medan dengan mantan pemainnya itu, harus secepatnya diselesaikan oleh kedua belah pihak sebelum digulirnya kompetisi Liga 2 2023-2024 mendatang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.