Berita Viral

Viral Ayah Tersangka Pembacokan Dijemput Polisi, Sempat Pamit ke Anak:Ayah Lama Pulang, Jangan Nakal

Seperti yang dialami seorang tersangka pembacokan di Pangkalpinang, Bangka Belitung berikut ini.

X @kegblgnunfaedh
Tersangka pembacokan pamitan ke anak sebelum dibawa ke kantor polisi 

TRIBUN-MEDAN.com - Momen haru antara ayah dan anak memang kerap mencuri perhatian, tak terkecuali bagi seorang penjahat sekalipun.

Seperti yang dialami seorang tersangka pembacokan di Pangkalpinang, Bangka Belitung berikut ini.

Ia berpamitan terlebih dahulu kepada putrinya sebelum diringkus.

Ya, media sosial dihebohkan dengan video seorang tersangka pembacokan pamit kepada putrinya sebelum dibawa ke kantor polisi.

Dilansir dari akun X (Twitter) @kegblgnunfaedh menampilkan narasi dari peristiwa yang terjadi di Pangkalpinang.

Tidak ada informasi kapan video direkam.

Seorang tersangka pembacokan pamit kepada putrinya sebelum dibawa ke kantor polisi
Seorang tersangka pembacokan pamit kepada putrinya sebelum dibawa ke kantor polisi (X @kegblgnunfaedh)

Berikut narasi dalam akun itu :

Pelaku kriminal tunjukkan sisi lembut ketika berhadapan dengan anaknya.

Ia ditangkap karena membacok tetangganya hingga alami luka berat.

Kepada polisi, ia mengaku membacok tetangganya karena tak terima anaknya dibentak.

Sebelum digiring ke kantor polisi, petugas memberi pria itu kesempatan untuk berpamitan dengan sang anak.

Video yang baru diunggah tadi pagi, telah ditonton 149,5 ribu kali.

Terlihat dalam video pria berbaju biru itu menyampaikan pesan kepada putrinya

Awalnya dia memeluk lalu mengatakan Ayah kerja..

"Anis jangan nakal.

Ayah lama pulang tapi Ayah pasti pulang.

Anis sama ibu, mak, dan om dulu.

Baik-baik ya, kalau dibilangin yang nurut.

Baik-baik ya, Nak," katanya.

Setelah itu pria itu mencium pipi kanan, kiri lalu kening putrinya

Ciuman itu dibalas dengan pelukan sehingga membuat sang ayah meneteskan air mata.

Si bocah perempuan kemudian gantian mencium pipi dan kening ayahnya.

Warganet pun ramai memberikan komentar.

@stauber_43 : Kontrol emosi ya, sekarang kalau udah dipenjara siapa yg mau jagain anak kamu?

@ghozyulhaq : Kadang orang tua cukup kebablasan "membela anak", padahal sebenarnya problemnya kecil. Kalau begini kan sebenarnya justru merugikan dia dan anaknya. Sama kayak kasus-kasus menganiaya guru karena ga terima anaknya ditegur.

@Nuyuybestiemu : Aku terharu dg cara dia men treat anaknya kasih sayang yg luar biasa sbg seorang ayah tapi tindakan marahnya ke tetangga perkara di bentak smpe membacok itu gabisa dibenarkan apapun alasannya, pentingnya bisa mengontrol emosi pelajaran sih ini

@NtrovertID : Jadi terharu, semuga nantik bebasnya bisa jadi yg lebih baik.

@labalabalucuu : Pernah liat video versi panjangnya. Polisi yg nangkep jg hebat. Ngaku kalo mereka teman kerja bapaknya. Dan mau jemput Bapaknya buat pegi bareng ke tempat kerja.

@icannn___ : Sebenernya dia sayang bgt sama anaknya, cuman cara melampiaskan emosinya berlebihan

@dejwi : Hmmm seorang pria mngkin bisa menerima dirinya dihina, namun ketika orang yang disayanginya disakiti Disitulah kdang dia berubah

(*/ Tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved