Tribun Wiki
Apa itu Agama Baha'i dan Kapan Lahirnya, Hingga Berkembang di Kota Medan
Agama Baha'i merupakan aliran kepercayaan yang berasal dari Iran. Sang pembawa bernama Mírzá Ḥusayn-`Alí Núrí
TRIBUN-MEDAN.COM,- Indonesia memiliki beragam khazanah budaya, termasuk agama dan aliran kepercayaan.
Di Indonesia, ada satu agama yang mungkin masih asing bagi sebahagian orang.
Agama tersebut adalah agama Baha'i.
Asal Usul
Baha'i merupakan sebuah keyakinan yang mulai berkembang di Persia (Iran) pada tahun 1863.
Agama ini berkembang dan dibawa oleh Mírzá Ḥusayn-`Alí Núrí yang bergelar Baha'u'llah (kemuliaan Tuhan, kemuliaan Alláh.
Hasil riset Balitbang Kemenag tahun 2014 (juga beberapa pihak lain), menyimpulkan Baha’i adalah suatu agama tersendiri dan bukan aliran dari suatu agama tertentu.
Bahai memiliki nabi, kitab, doktrin, dan ajaran tersendiri.
Dilansir dari situs Kemenag RI, ajaran Baha’i memiliki penekanan kesatuan hakikat semua agama.
Dalam rangka kesatuan ini, Tuhan diibaratkan sebagai Matahari.
Sementara umat-umat beragama diibaratkan orang yang hidup dalam keluarga dan di rumah tertentu.
Setiap orang hanya bisa melihat matahari berdasarkan warna kaca jendela masing-masing, sehingga ada yang melihat matahari itu berwarna hijau, merah, biru, dan sebagainya.
Menurut ajaran Baha’i, setiap orang beragama harus keluar dari ekslusivisme agama masing-masing, sehingga mampu melihat hakikat kebenaran Tuhan Yang Satu.
Setiap orang harus keluar dari rumahnya masing-masing, sehingga bisa melihat sinar matahari yang hakiki, tidak melalui kaca jendelanya.
Atas dasar itu, ajaran Baha’i sering disebut memiliki prinsip kesatuan agama.
Baha’i memiliki 12 asas yang meliputi: Keesaan Tuhan, kesatuan agama, persatuan umat manusia, persamaan hak antara perempuan dan laki-laki, penghapusan prasangka buruk, perdamaian dunia, kesesuaian agama dan ilmu pengetahuan, mencari kebenaran secara bebas, keperluan pendidikan universal, keperluan bahasa persatuan sedunia, tidak boleh campur tangan dalam politik, penghapusan kemiskinan dan kekayaan yang berlebihan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Agama-Bahai.jpg)