Berita Medan
Peringati Hari Rabies Sedunia, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut Gelar Vaksin Rabies Massal
Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatra Utara menggelar kegiatan Vaksin Massal Rabies di UPTD Klinik Hewan Pemprov Sumut, Jalan Gatot Subroto
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatra Utara menggelar kegiatan Vaksin Massal Rabies dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia di UPTD Klinik Hewan Pemprov Sumut, Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (4/10/2023).
Kegiatan ini dapat diikuti secara gratis oleh seluruh pemilik hewan peliharaan anjing dan kucing sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB di halaman UPTD Klinik Hewan.
Baca juga: Apa Itu Rabies dan Cara Mengatasinya, Berikut Gejala Hewan yang Terpapar
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, Zakir Syarif Daulay mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengundang masyarakat dalam rangka sosialisasi terkait rabies.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan Hari Rabies Sedunia yang seharusnya dilaksanakan itu pada 28 September, karena sesuatu hal terpaksa ditunda. Kita berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperhatikan betul bahwa rabies ini merupakan penyakit yang berbahaya dan para petugas kita di sini betul-betul melaksanakan tugasnya," ujar Zakir.
Dikatakan Zakir, hari ini pihaknya menyediakan 500 vaksin rabies untuk masyarakat yang hadir langsung ke UPT Klinik Hewan.
Ke depan, kata dia, pihaknya akan melakukan kegiatan vaksinasi dari rumah ke rumah warga dengan hewan peliharaan.
"Hari ini kita siapkan untuk 500 vaksin. Karena kita juga belum tau animo masyarakat. Rencananya terus akan dilaksanakan door to door kalau bisa kita akan jemput bola untuk melaksanakan vaksin ini sampai habis stok vaksin. Kalau perlu kita akan adakan kembali," katanya.
Zakir menuturkan, saat ini ada beberapa kabupaten dan kota di Sumut dengan pengumbang kasus rabies tertinggi, di antaranya Kabupeten Samosir.
"Ada beberapa kabupaten/kota yang memang angka kasusnya tinggi. Seperti Kabupaten Langkat, Deliserdang mungkin beberapa kabupaten/kota di wilayah sekitar Danau Toba termasuk Simalungun, Samosir, Dairi itu yang agak menonjol kasus rabiesnya," tuturnya.
Seorang warga yang ikut membawa hewan peliharaannya untuk vaksin, Ana mengaku senang dengan adanya program vaksin rabies ini.
Baca juga: Deliserdang Kekurangan Ribuan Dosis Vaksin Rabies
"Bagus sih ada kegiatan seperti ini, jadi enggak repot-repot harus bawa ke dokter hewan, karena di sini bisa lebih cepat prosesnya," katanya.
Ia berharap kegiatan vaksin rabies massal ini dapat dilakukan lebih sering.
"Harapannya bisa dilakukan lebih sering ya, jangan cuma setahun sekali. Biar masyarakat juga bisa lebih tersosialisasi dan mau ikut memvaksin hewannya," pungkasnya.
(cr14/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Hari Rabies Sedunia
Dinas Perkebunan dan Peternakan
vaksin rabies massal
Vaksin Rabies
Tribun Medan
PT NPD Buka Suara soal Jual Beli Aset PTPN ke Ciputra Land Usai Diusut Kejatisu |
![]() |
---|
Respons Kericuhan, Wakil Wali Kota Medan Ikuti Rakor Bersama Mendagri Tito Karnavian |
![]() |
---|
Respon Kelangkaan, Gerakan Pangan Murah di Medan, Beras Dijual Rp 11.600 per Kilogram |
![]() |
---|
Kembali Terpilih, Adol Frian Rumaijuk Komitmen Tingkatkan Pembinaan Pertina Medan |
![]() |
---|
1.200 Peserta Ikuti Muda Sukses Roadshow Medan 2025, Bahas Kepemimpinan hingga UMKM |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.