Berita Viral

DETIK-DETIK Pasukan Hamas Tembak Mati Empat Sandera Warga Israel, Mayat Tergeletak di Jalanan

Pasukan Hamas menembak mati empat sandera di jalanan Israel direkam diam-diam oleh warga sekitar.

Tayang:
Penulis: Tommy Simatupang | Editor: Tommy Simatupang
HO
Pasukan Hamas menembak mati empat sandera di jalanan Israel direkam diam-diam oleh warga sekitar. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pasukan Hamas menembak mati empat sandera di jalanan Israel direkam diam-diam oleh warga sekitar.

Dikutip dari Washington Post, video itu menujukkan empat sandera terdiri dari dua lansia dan dua pemuda digiring ke jalanan dan kemudian terlihat mayatnya tergeletak di jalan. 

Dalam berita yang disampaikan Washington Post, peristiwa itu terjadi jalan di Be'eri, sebuah kibbutz di Israel selatan. 

Video pertama menunjukkan tentara Hamas menggiring para sandera. 

Dalam video tersebut, warga sipil tampak diikat tangan ke belakang dan digiring oleh pria berpakaian militer yang membawa senjata bergaya AR menyusuri jalan perumahan.

Para sandera berjalan tanpa alas kaki. Terlihat juga asap hitam mengepul di kejauhan.

Orang yang merekam kelompok tersebut ketika mereka mendekati persimpangan yang dijaga oleh sebuah gerbang, keluar dari Be’eri menuju Gaza.

Video-video tersebut sangat meresahkan dan berisi materi grafis yang menunjukkan mayat.

Josh Wander, juru bicara internasional badan pencarian dan penyelamatan Israel ZAKA, membenarkan bahwa “tim besar membersihkan jenazah sepanjang hari dari Kibbutz Be’eri,” dan sejauh ini mereka menemukan setidaknya 108 jenazah.

Tidak jelas, katanya, apakah angka-angka ini dimasukkan dalam penghitungan jumlah korban tewas oleh pemerintah.

“Kami telah menemukan puluhan mayat pria, wanita dan anak-anak,” kata Wander.

“Jelas bagi kami bahwa ketika (Hamas) masuk (ke daerah tersebut, mereka pada dasarnya membantai dan membunuh siapa pun yang mereka temukan, bagaimanapun mereka menemukannya – di dalam mobil dan di rumah mereka.”

“Tindakan Hamas yang secara sengaja menargetkan warga sipil, melakukan serangan tanpa pandang bulu, dan menyandera warga sipil merupakan kejahatan perang berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” tulis Human Rights Watch dalam siaran persnya pada hari Senin, seraya mencatat bahwa hukum perang berlaku bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik.

Korban Jiwa Tembus 1.200 Orang

Update data korban Hamas vs Israel, Selasa (10/10/2023). Perang Hamas vs Israel semakin panas. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved