Berita Viral
Disekap, Dianiaya dan Dicabuli, Driver Ojek Dikeroyok Tiga Waria Hingga Pingsan di Sumbar
Insiden driver ojol disekap oleh tiga waria itu diketahui terjadi pada Jumat malam (6/10/2023).
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dianiaya dan dicabuli tiga wanita pria (Waria), seorang driver ojek online pingsan.
Kejadian bermula saat driver ini mendapatkan pesanan untuk mengantar barang.
Usai sampai, pria pengantar barang itu langsung disekap oleh tiga waria tersebut.
Baca juga: Ketika Nasdem Sumut Panas Lihat Survei LSI Denny JA, Elektabilitas Anies di Sumut cuma 5 Persen
Insiden driver ojol disekap oleh tiga waria itu diketahui terjadi pada Jumat malam (6/10/2023).
Dalam keterangan unggahan Instagram @frix.id, sebelum disekap, driver ojol tersebut sempat dianiaya oleh tiga waria itu.
Setelah dianiaya hingga tak sadarkan diri, korban kemudian dicabuli oleh ketiga pelaku.
“Seorang driver ojol di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), disekap oleh tiga orang waria setelah mengantarkan pesanan. Ia dianiaya terlebih dahulu lalu diduga mendapat tindakan pelecehan seksual atau dicabuli,” isi narasi dalam keterangan unggahan itu.
Baca juga: Saksi Ngaku Dua Kali Antar Bingkisan ke Rumah Dito, Hakim: Ciri-ciri Orangnya Apakah Tinggi Besar?
Tiga pelaku dengan inisial AP (25 tahun), J (30 tahun), dan HS (30 tahun) telah ditangkap di Parupuk, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat.
Mereka ditangkap setelah korban bernama Rafli (26 tahun) membuat laporan polisi.
"Ketiganya kita tangkap pada Sabtu (7/10/2023) malam dan hari ini sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino dilansir dari Kompas.com, Senin (9/10/2023) malam.
Pada hari Sabtu (7/10/2023) malam, ketiganya ditangkap, dan pada hari Minggu (8/10/2023) malam, mereka resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino.
Afrino menjelaskan bahwa ketiga tersangka dijerat dengan pasal penganiayaan dan pencabulan, yaitu pasal 170 jo 351 jo 289 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Baca juga: Makna Bismillahirahmanirrahim yang Selalu Diucapkan Umat Islam
Kejadian ini bermula ketika korban berencana menjual handphone melalui aplikasi daring.
Salah seorang tersangka berpura-pura menjadi pembeli dan mengusulkan transaksi Cash on Delivery (COD).
Pada Jumat (6/10/2023), ketika korban tiba di lokasi transaksi, dia tiba-tiba diserang oleh tersangka hingga kehilangan kesadaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Driver-Ojek-Online-Dianiaya-Tiga-Wanita.jpg)