Perang Hamas vs Israel

4 Pekerja PBB dan 2 Petinggi Hamas Tewas di Gaza, Ini Risiko-risiko Politiknya di Indonesia

Empat Pekerja PBB dan 2 Petinggi Hamas Tewas di Gaza, Ini Risiko-risiko Politiknya di Indonesia Akibat Perang Palestina-Israel.

|
Editor: AbdiTumanggor
abc news
KONDISI KOTA GAZA : Ratusan sasaran telah diserang di Gaza oleh Israel setelah serangan Hamas pada hari Sabtu, kelompok yang menguasai wilayah Palestina di Gaza. Lebih dari 450 sasaran diserang di Gaza oleh pasukan Israel hanya dalam satu hari, menurut pihak berwenang. Di Kota Gaza, setidaknya 950 orang tewas – di antaranya 260 anak-anak dan 230 wanita – dan 5.000 lainnya terluka sejak Sabtu, menurut angka terbaru dari pejabat Palestina. (Abc news) 

4 Pekerja PBB dan 2 Petinggi Hamas Tewas di Gaza, Ini Risiko-risiko Politiknya di Indonesia Akibat Perang Palestina-Israel.

TRIBUN-MEDAN.COM - Empat pegawai Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) dilaporkan tewas akibat serangan udara di Gaza dan setidaknya 14 fasilitasnya rusak, kata PBB dalam rilisnya, Rabu (11/10/2023).

Menurut rilis PBB tersebut, badan tersebut terpaksa menutup 14 pusat distribusi makanannya dan mengurangi operasinya karena PBB tidak dapat membawa pasokan kemanusiaan ke Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Masih ada toko-toko yang buka dengan sejumlah persediaan tetapi Juliette Touma, direktur Media dan Komunikasi URNWA menyatakan kekhawatirannya bahwa persediaan dasar, termasuk bahan bakar, akan habis dalam beberapa minggu ke depan, menurut UN News.

DUA PEMIMPIN HAMAS TEWAS: Setidaknya 1.200 orang tewas dan 2.900 lainnya terluka di Israel setelah kelompok Hamas Palestina melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari udara, darat dan laut pada hari Sabtu (7/10/2023) lalu, kata pihak berwenang Israel kepada ABC News, Rabu (11/10/2023). (abcnews/sputniknews)
DUA PEMIMPIN HAMAS TEWAS: Setidaknya 1.200 orang tewas dan 2.900 lainnya terluka di Israel setelah kelompok Hamas Palestina melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari udara, darat dan laut pada hari Sabtu (7/10/2023) lalu, kata pihak berwenang Israel kepada ABC News, Rabu (11/10/2023). (abcnews/sputniknews)

Sosok Dua Petinggi Senior Hamas Tewas dalam Serangan Udara Israel

Sementara, Kelompok Hamas Palestina telah mengkonfirmasi kematian Menteri Ekonomi Hamas, Joad Abu Shmalah dan Zakaria Abu Maamar, seorang anggota kantor politik Hamas.

“Semalam, sebuah pesawat IDF menyerang Joad Abu Shmalah, Menteri Ekonomi Hamas di Jalur Gaza.

Sebagai bagian dari perannya, dia mengelola pendanaan Hamas di dalam dan di luar Jalur Gaza.

Dia memegang posisi keamanan di organisasi Hamas dan memimpin sejumlah operasi yang menargetkan warga sipil Israel dan Negara Israel,” kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan kepada ABC News.

Sementara, anggota senior biro politik Hamas dan kepala kantor hubungan internal Hamas, Zachariah Abu Ma'amar, turut tewas dalam serangan udara IDF tersebut.

Menurut IDF, Zachariah Abu Ma'amar berperan dalam pengambilan keputusan dan perencanaan beberapa kegiatan kelompok tersebut terhadap Israel.

Dilansir The Hill, kematian mereka dilaporkan ketika Israel terus meningkatkan serangan balasannya terhadap Hamas sejak Sabtu (7/10/2023).

Dikutip dari i24news, Zakaria Abu Ma'amr merupakan seorang pejabat tinggi Biro Politik Hamas dan kepala Kementerian Hubungan Nasional dalam Biro Kebijakan organisasi tersebut.

 Zakaria Abu Ma'amr dikenal luas karena kedekatannya dengan Yahya Sinwar, tokoh berpengaruh lainnya di Hamas.

Peran Abu Ma'amr sebagai kepala Kementerian Hubungan Nasional melibatkan hasutan dan tindakan melawan kedaulatan Negara Israel, sehingga menimbulkan ancaman langsung terhadap penduduk Israel.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved