Sinode Am Kerja GKPI
Sinode Am Kerja GKPI 2023, Bishop Abdul Hutauruk Berpesan Agar Warga Negara Menjaga Moral Bangsa
Tema yang kita putuskan untuk 5 tahun, Ini harus menjadi pesan rohani untuk kita doakan dan kita kerjakan, yaitu Gembalakanlah Kawanan Domba Allah
Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sinode Am Kerja (SAK) XXIII GKPI Tahun 2023 digelar di Mamre, Kelurahan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, pada Selasa (10/10/2023) sore. Pada Sinode ini, hadir Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
Bishop GKPI, Abdul Hutauruk M.Th menyampaikan bahwa tema yang diambil dalam SAK XXIII 2024/3 adalah 1 Petrus 5:2A yaitu Gembakanlah kawanan domba Allah jangan dengan maksud tapi dengan sukarela. Tetapi dengan kehendak Allah.
Sementara subtema yang diambil adalah memperlengkapi warga jemaat GKPI untuk semakin bertanggungjawab sebagai warga Negara dalam membangun moral bangsa.
"Sebagaimana tema yang kita putuskan untuk 5 tahun, Ini harus menjadi pesan rohani untuk kita doakan dan kita kerjakan, yaitu Gembalakanlah Kawanan Domba Allah," kata Bishop Abdul.
Bishop mengatakan perintah menggembalakan domba Allah hendaknya memotivasi antar sesama untuk lebih baik. Ia pun mengisahkan Rasul Petrus saat menerima perintah Allah, sebagai hal yang perlu dijadikan sebagai teladan seluruh umat.
"Yesus berkata kepada Petrus untuk menggembalakan domba-dombaku. Menurut catatan Injil Yohannes ini, kasih Petrus ditandai dengan kesediaanya melaksanakan perintah menggembalakan domba-domba Allah," kata Bishop.
Selanjutnya, kata Bishop, Petrus mengabarkan injil kepada semua bangsa dan banyak orang percaya terhadap Tuhan Yesus.
"Petrus tidak memaksa dalam mengembalakan, Petrus juta tak mencari keuntungan, tetapi pengabdian dan Petrus tidak seolah-olah memerintah dan ia menjadi teladan bagi domba tersebut," pesan Bishop.
Sementara itu, dalam sambutannya Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly menyampaikan selamat atas terselenggaranya Sinode Am Kerja (SAK) ke - XXIII GKPI Tahun 2023.
Menurut Menteri Hukum dan HAM, GKPI ini adalah salah satu gereja terbesar di Indonesia. "Peran gereja masa kini sangat besar untuk membangun karakter dari anak - anak," ujarnya.
Yasonna mengatakan, dengan kemajuan teknologi peran gereja sangat besar dalam menjaga generasi- generasi sekarang. "Kita ketahui, dengan perkembangan teknologi banyak perubahan pada karakter anak-anak kita sekarang," sebutnya.
Peran gereja dalam kemajuan teknologi sangatlah penting dan merupakan tantangan besar bagi Gereja di era ini untuk Melayani umat serta menjaga generasi muda agar terus bergereja.
"Jangan sampai anak-anak tidak mengenal gereja lagi. Dan ini tidak kita inginkan di Indonesia,"tanda Yasonna.
Yasonna mengajak GKPI agar tidak hanya menunggu dan menyampaikan di dalam gereja saja, akan tetapi seluruh jemaat, dan pengurus gereja menjemput bola dalam memberikan pengarahan dan menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dengan kemajuan zaman.
"Dengan Sinode Am Kerja ke XXIII ini, saya berharap GKPI semakin besar dan memberikan kontribusi untuk bangsa dan Negara dalam menjaga generasi muda dan menjaga kemiskinan,"ajak Yasonna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sinode-Am-Kerja-SAK-XXIII-GKPI_Bishop-Abdul-Hutauruk_.jpg)