Tribun Wiki
Kenapa Yahudi Membenci Islam? Biarawati Umat Kristen Diludahi
Banyak yang bertanya, kenapa Yahudi membenci Islam. Namun, Yahudi juga membenci Kristen, hingga meludahinya
“Israel berkomitmen penuh untuk menjaga hak suci beribadah dan ziarah ke tempat suci semua agama,” katanya dalam pesan di platform pesan sosial X, dikutip dari Reuters.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah "tidak ada toleransi" bagi pelaku penyerangan terhadap orang-orang beriman.
"Saya mengecam keras segala upaya untuk menyakiti jemaat, dan kami akan mengambil langkah-langkah mendesak terhadap tindakan tersebut," kata Netanyahu pada Selasa (3/10/2023).
"Perilaku ofensif terhadap jemaat adalah sebuah penistaan dan tidak dapat diterima. Kami tidak akan menoleransi apa pun yang merugikan jemaat," ujar PM yang pemerintahannya merupakan ultra-Ortodoks sayap kanan.
Meski begitu, pernyataan Netanyahu itu tidak menyebut secara spesifik serangan tertentu.
Namun, pernyataannya ini muncul sehari setelah sebuah video di media sosial menunjukkan orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks meludah ke tanah ketika para peziarah membawa salib di sepanjang Via Dolorosa di Yerusalem - rute yang diyakini umat Kristen sebagai jalan yang dilalui Yesus sebelum disalib.
Lorong-lorong sempit di Kota Tua mengelilingi beberapa situs paling suci bagi orang Yahudi, Kristen, dan Muslim, dan komunitas lokal telah lama mengembangkan cara hidup bersama meskipun ketegangan terus meningkat, terutama menjelang hari raya keagamaan dan nasional.
“Ini sudah dimulai sejak lama, sudah terjadi selama bertahun-tahun dan kami sudah terbiasa dengan hal ini,” kata Pastor Simon Huri, seorang pastor, kepada Channel 12 Israel.
“Selama beberapa dekade, bahkan ketika saya masih dalam pelatihan, saya akan melihat ini di mana-mana," sambungnya.
Komandan Distrik Yerusalem Doron Turgeman kepada Reuters mengatakan, polisi akan menggunakan kamera keamanan, patroli dan pemantauan internet untuk melawan fenomena tersebut baik secara real time maupun jika ditelaah ke belakang, serta mungkin mulai menerapkan “denda administratif” khusus.
Diketahui, Israel mencaplok Yerusalem timur, termasuk Kota Tua, setelah memenangkan peperangan pada 1967 lalu.
Meski begitu, aneksasi Yerusalem oleh Israel tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
Sementara itu, Kota Tua masih menjadi jantung konflik Israel-Palestina serta ketegangan antara tiga agama monoteistik besar di dunia.
Bulan lalu, Patriark Latin Yerusalem, Uskup Agung Pierbattista Pizzaballa, mengatakan bahwa meskipun serangan terhadap umat Kristen di Kota Tua "bukanlah fenomena baru", serangan tersebut lebih sering terjadi "dalam beberapa waktu terakhir".
Pizzaballa, yang dilantik oleh Paus Fransiskus sebagai kardinal pada hari Sabtu lalu, mengatakan ada banyak alasan peningkatan tersebut, termasuk pendidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/robek-bendera-Israel.jpg)