Peringati Sumpah Pemuda

Peringati Sumpah Pemuda, Museum Negeri Sumut Pamerkan Kendaraan Jadul

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara (Dinas Budparekraf Sumut).

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Tria Rizki

Kemungkinan besar, becak adalah transformasi wujud yang lebih manusiawi dari angkong, yaitu sejenis kereta yang ditarik dengan tenaga manusia.

Awalnya masyarakat mengenal becak dayung yang ditarik dengan menggunakan sepeda.

Setelah sepeda tersebut ditempelkan dengan mesin tak, maka becak dayung pun mulai tergeser oleh becak brompit.

Lama kelamaan, sepeda brompit itu digantikan dengan kereta (sebutan Masyarakat Sumatera Utara untuk sepeda motor) sebagaimana yang lazim ditemukan di masa sekarang.

Total koleksi pameran transportasi ada sekitar 50an kendaraan Tempoe doeloe, tak hanya yang bisa dipamerkan secara fisik, kendaraan lainnya seperti transportasi udara dan air juga dipamerkan melalui foto-foto.

“Tujuannya agar kita tahu dan tidak melupakan bahwa kendaraan yang kita pakai itu memiliki perjalanan yang panjang jadi bukan sudah ada yang seperti sekarang. Mulai dari kereta, becak, sepeda sepeda motor hingga mobil,” jelasnya.

Selama 3 hari berturut-turut, acara ini digelar untuk umum secara gratis untuk melihat sekaligus mengedukasi masyarakat terkait kendaraan tempoe doeloe.

Diharapkan hadirnya pameran ini bisa dapat mengedukasi para pemuda, dengan target ribuan pengunjung.

"Jadi silahkan hadir dalam pameran ini akan berlangsung di tiga hari dan gratis bagi siapa saja," pungkasnya.

(cr26/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved