Viral Medsos
TERUNGKAP Proses Pendekatan Koalisi Indonesia Maju terhadap Gibran Agar Bersedia Mendampingi Prabowo
Terungkap Proses Pendekatan Koalisi Indonesia Maju terhadap Gibran Rakabuming Raka Agar Bersedia Mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Terungkap Proses Pendekatan Koalisi Indonesia Maju terhadap Gibran Rakabuming Raka Agar Bersedia Mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
TRIBUN-MEDAN.COM - Mantan Anggota DPR RI Fahri Hamzah mengungkapkan proses pendekatan Koalisi Indonesia Maju (KIM) melakukan pendekatan terhadap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka agar bersedia mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu mengatakan, nama Gibran sebagai kandidat cawapres 2024 sudah muncul jauh sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perkara soal syarat pendaftaran capres-cawapres tak harus berusia minimal 40 tahun, jika telah memiliki pengalaman di jabatan publik yang terpilih melalui pemilu.
"Sudah muncul (sebelum putusan MK)," kata Fahri, Kamis (26/10/2023), dikutip dari Tribunnews.com.
Fahri mengakui agak sulit mencari sosok yang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekaligus dekat dengan PDIP. "Yang PDIP-nya sudah enggak, mbak Puan sudah enggak jadi (bacapres), mas Ganjar enggak mau jadi wakil, ya kan," ungkap Fahri.
Sebab itu, kata Fahri, Gibran diasosiasikan sebagai sosok yang mempersatukan Presiden Jokowi dengan koalisi yang dibangun oleh Prabowo Subianto sebagai bacapres.
Dia mengakui di awal-awal memang banyak nama yang diajukan sebagai bacawapres. Namun setelah MK mengabulkan perkara soal syarat cawapres, Gibran terpilih secara aklamsi untuk mendampingi Prabowo. "Gibran belum memenuhi syarat, sehingga diskusi-diskusi di awal muncul banyak nama, ya kan. Tapi begitu kemudian keputusan MK mengatakan diterima ya akhirnya aklamasinya diteruskan gitu," pungkas Fahri.
Dalam salah satu podcast, Fahri Hamzah juga pernah membeberkan, pemilihan Gibran menjadi pasangan Prabowo. Menurutnya ada sejumlah nama bakal cawapres yang digadang-gadang Koalisi Indonesia Maju, di antaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah, Erick Thohir, dan sejumlah lainnya. Namun, dari nama-nama itu tidak semua partai koalisi sepakat. Ada setuju dan ada kurang setuju. Kemudian, ketika nama Gibran diusulkan oleh Partai Gelora, Partai Bulan Bintang, PSI, dan sejumlah relawan, maka semua partai Koalisi Indonesia Maju pun setuju. Akhirnya dalam Rakernas Partai Golkar sepakat mendeklarsikan Gibran Rakabuming Raka menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024-2029.
Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengakui bahwa Prabowo Subianto sudah berkali-kali meminang dirinya untuk menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) 2024.
"Semua orang kan sudah tahu. Beliau (Prabowo) sudah minta berkali-kali (jadi cawapres)," kata Gibran di kantornya, Senin (9/10/2013).
Bahkan, Prabowo pun telah membawa usulan ini ke forum koalisi. Namun, Gibran saat itu meminta untuk menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Seperti telah diketahui, jalannya menjadi bacawapres masih terganjal batas usia di UU Pemilu yang belum mencapai batas minimal 40 tahun.
"Ya ditunggu saja di MK,"kata Gibran.
Gibran juga menegaskan, dirinya tidak pernah mengajukan diri atau mempromosikan diri untuk maju sebagai capres-cawapres 2024.
“Ya saya kan tidak pernah mengajukan,” tegasnya.
