Berita Internasional

Anak Dua Tahun Alami Pendarahan Otak seusai Dianiaya Rekan Ibunya yang Sedang Mabuk, Kini Trauma

Nasib pilu dialami oleh seorang balita dua tahun, yang harus dioperasi karena dianiaya oleh orang kepercayaan ibunya.

|
Dailystar
Balita alami pendarahan otak akibat dianiaya rekan ibu yang sedang mengasuhnya 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib pilu dialami oleh seorang balita dua tahun, yang harus dioperasi karena dianiaya oleh orang kepercayaan ibunya.

Balita dua tahun itu dianiaya oleh pengasuhnya yang sedang mabuk, hingga tak sadarkan diri.

Karena itu bagian wajah balita dua tahun itu sampai luka parah hingga dokter mengatakan harus segera mengoperasi sebagian tengkorak wajah balita itu.

Mirisnya lagi, balita tersebut juga mengalami pendarahan otak akibat insiden tersebut.

Dilansir dari Dailystar, Kamis (30/11/2023) bayi malang ini bernama Giovanni Reichert asal Colorado.

Kini, ia harus berjuang bertahan hidup setelah dia dipukuli oleh pengasuh bayi yang sedang mabuk.

Giovanni harus menjalani pengangkatan sebagian tengkoraknya serta beberapa operasi penyelamatan nyawa lainnya selama beberapa bulan terakhir.

Awalnya, sang ibu meminta temannya, McKinley Slone Hernandez (25), untuk menjaga Giovanni pada 1 September 2023.

Masih belum jelas apa yang terjadi pada Giovanni pada malam nahas itu.

Hernandez “tidak akan mengakui apa pun” menurut sang ibu.

“Yang dia katakan hanyalah dia sedang minum, dan dia terluka dalam perawatannya,” kata Stephanie seperti dikutip dari Dailystar.

Dia berkata bahwa dirinya menerima pesan teks dari Hernandez beberapa jam setelah menitipkan Giovanni.

“Dia bilang bahwa saya harus segera ke Rumah Sakit St. Anthony karena putra saya tidak enak badan setelah mandi.”

“Saat saya ke sana, ada 50 dokter berdiri di sekelilingnya. Saya harus meninggalkan ruangan karena itu adalah hal terburuk yang pernah saya lihat dalam hidup saya,” jelasnya.

Giovanni dilarikan ke rumah sakit dan memerlukan operasi darurat untuk pendarahan otak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved