Dilakukan Bersamaan, Pj Gubernur Akui Pemilu Kali Ini Agak Rumit

Menurut Hassanudin, pesta demokrasi tahun 2024 memiliki kompleksitas dan dinamika tertinggi dibanding sebelumnya.

Editor: Eti Wahyuni
HO
Pj Gubernur Sumut Hassanudin menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggara Pemilu Wilayah I yang diselenggarakan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia (DKPPU RI) di Ballroom Hotel Le Polonia, Jalan Sudirman, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memasuki tahapan Pemilu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Hassanudin memastikan sampai saat ini Provinsi Sumut berada dalam kondisi yang stabil.

Menurut Hassanudin, pesta demokrasi tahun 2024 memiliki kompleksitas dan dinamika tertinggi dibanding sebelumnya.

“Pemilu kali ini agak rumit, karena dilaksanakan secara serentak dalam waktu bersamaan,” ujarnya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggara Pemilu Wilayah I di Hotel Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Jumat (1/12/2023).

Karena itu, Hassanudin mengajak seluruh pihak menjaga kedamaian dan kelancaran Pemilu. Hal tersebut, kata dia, merupakan tanggung jawab seluruh pihak untuk menjaganya.

“Pemda dan penyelenggara punya tanggung jawab agar Pemilu berlangsung aman, damai, lancar, transparan, dan adil,” ujarnya.

Baca juga: KPU Sumut Bakal Rekrut 321.125 KPPS Pemilu 2024, Ini Persyaratan dan Gaji

Selain itu, keamanan dan ketenteraman umum, juga tetap terjaga hingga kini.

"Sampai proses tahapan Pemilu saat ini, di Sumut berjalan dengan baik, stabilitas, keamanan, ketenteraman umum tetap terjaga hingga kini,” katanya.

Pj Gubernur menyebut, pada pesta demokrasi 2024, Sumut memiliki posisi strategis. Sumut memiliki 33 kabupaten/kota, 455 kecamatan, 5.417 desa, dan 693 kelurahan, serta 45.875 TPS. “Jumlah pemilih kami terbesar nomor empat se-Indonesia,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI) Heddy Lugito menyebut, Pemilu sebagai ‘ibu kandung’ demokrasi. Pemilu melahirkan pemimpin bangsa selama lima tahun ke depan.

“Pemilu akan berlangsung baik, apabila dilaksanakan oleh penyelenggaraan yang baik pula,” kata Heddy.

Untuk itu, Heddy meminta para penyelenggara Pemilu agar tetap menjaga integritas. “Jangan sampai ada cacat moral, cacat etika, cacat administrasi dalam pelaksanaan Pemilu 2024,” ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved