Natal
6 Tradisi Perayaan Natal di Indonesia yang Unik dan Penuh Makna
Tradisi merayakan Natal di berbagai daerah di Indonesia merupakan simbol persatuan yang telah diwariskan turun-temurun
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
Ngejot dan Penjor (Bali)
Dikenal sebagai daerah yang sangat toleran dalam beragama, jangan heran jika Anda menemukan tradisi keagamaan dari semua agama di Bali, salah satunya adalah tradisi Natal yang dikenal dengan sebutan Ngejot dan Penjor.
Secara sederhana, ngejot adalah tradisi Natal yang dilakukan dengan cara saling berbagi makanan.
Uniknya, makanan yang disajikan disesuaikan dengan agama masing-masing. Sedangkan penjor adalah tradisi memasang bambu yang dibengkokkan sebagai tanda syukur atas nikmat Tuhan.
Marbinda dan Marhobas (Sumatera Utara)
Masyarakat Batak Toba di Sumatera Utara juga memiliki tradisi Natal yang menarik, yaitu Marbinda dan Marhobas.
Marbinda adalah tradisi penyembelihan hewan sebelum Natal. Sementara itu, marhobas adalah tradisi di mana para pria memasak hewan yang telah disembelih.
Makna dari tradisi Natal Marbinda dan Marhobas tidak hanya melambangkan persatuan masyarakat dan mengingat akan persaudaraan, tetapi juga untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
Meriam Bambu (Flores)
Tradisi meriam bambu merupakan salah satu tradisi Natal paling meriah di Indonesia dan telah dilakukan sejak tahun 1980-an.
Dahulu, suara meriam bambu yang menggelegar digunakan untuk menyampaikan kabar duka, namun seiring berjalannya waktu, tradisi Natal ini digunakan untuk mengekspresikan sukacita atas kelahiran Yesus Kristus.
Kunci Taon (Sulawesi Utara)
Tradisi Natal unik lainnya di Indonesia adalah Kunci Taon. Biasa dilakukan di kota Manado, Sulawesi Utara, tradisi Natal ini secara harfiah berarti "mengunci tahun". Tradisi Natal di Manado ini secara resmi dimulai saat memasuki bulan Desember.
Dimulai dengan serangkaian kebaktian di gereja, dilanjutkan dengan ziarah ke makam kerabat. Uniknya, sebagian besar orang Manado memasang lampu hias di makam selama ziarah.
Namun, puncak perayaan Natal baru akan berlangsung pada Minggu pertama di bulan Januari. Tradisi Kunci Taon ditutup dengan pawai keliling menggunakan kostum-kostum unik.
(cr30/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Tradisi-Natal-Wayang-Wahyu-dari-Yogyakarta.jpg)