PSMS Medan

Komding PSSI Ringankan Hukuman PSMS Medan, hanya Satu Pertandingan Tanpa Penonton

Komisi Banding (Komding) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) meringankan hukuman terhadap PSMS Medan.

TRIBUN MEDAN/HO
Pemain PSMS Medan, Yoseph Ostanika Malau (Tengah) melakukan selebrasi gol dengan bersujud bersama Joko Susilo (Belakang) dan Kurniawan Karman (kanan) saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (17/12/2023) sore. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Banding (Komding) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) meringankan hukuman terhadap PSMS Medan.

Pasalnya,tim berjuluk The Killer itu sebelumnya mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI yaitu tiga laga kandang tanpa penonton setelah kerusuhan seusai laga menghadapi PSPS Riau di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Deliserdang, Sabtu (9/12/2023) lalu.

Dengan sanksi itu, Manajemen PSMS Medan pun langsung berupaya melakukan banding terkait tiga laga kandang tanpa penonton tersebut.

Namun upaya banding yang dilakukan Manajemen PSMS Medan itu ditolak oleh Komding PSSI.

Hanya saja Komding PSSI memberikan keringanan terhadap hukuman tersebut, yakni hanya satu pertandingan tanpa penonton di babak 12 besar.

Hal itu pun tertuang dalam surat keputusan Komding PSSI Nomor 007/KEP/KB/PEGADAIAN-LIGA2/1/2024
Tentang BANDING ATAS SANKSI DISIPLIN TERHADAP KLUB PSMS MEDAN. Surat itu ditandanganti Ketua Komding PSSI, Dr Ali Mukartono SH MM, Selasa (02/01/2024).

"Menolak permohonan dan alasan banding PSMS Medan Nomor: 209/PSMS/XII/2023 tanggal 15 Desember 2023
untuk seluruhnya," demikian kutipan salinan putusan Surat Komding PSSI tersebut.

Dalam putusan tersebut, PSMS tetap terbukti bersalah melakukan pelanggaran disiplin berupa tanggung jawab terhadap tingkah laku buruk penonton. Komding PSSI pun menjatuhkan sanksi disiplin larangan
menyelenggarakan pertandingan sebanyak satu pertandingan saat menjadi tuan rumah dan berlaku pada pertandingan terdekat.

PSMS juga diwajibkan membayar denda Rp12.5 juta. Itu berarti, laga PSMS Medan kontra Persiraja, Sabtu (06/01/2024) sore mendatang akan digelar tanpa penonton.

Chief Operating Officer (COO) PT Kinantan Medan, pengelola PSMS Medan, Andry Mahyar Matondang pun menjelaskan lebih lanjut terkait putusan Komding PSSI yang meringankan hukuman PSMS Medan.

"Kenapa putusannya menolak, karena kita minta supaya dihapus (sanksinya) semua. Tapi Komding PSSI mengabulkan yang pengurangan hukuman, itu berarti ditolak tapi diperbaiki isi hukumannya dari tiga menjadi satu pertandingan tanpa penonton," ujar Andry.

Kendati tak mengabulkan semua permohonan banding PSMS, Andry mengaku bersyukur dan mengapresiasi putusan Komding PSSI.

"Alhamdulillah banding kita diterima walaupun tidak keseluruhan, tapi dikurangi dari tiga menjadi satu laga. Terima kasih kita kepada Komite Banding PSSI yang bisa menilai dengan benar-benar objektif," ucap Andry.

Ia pun berharap kepada penonton dan suporter untuk ke depannya bisa menjaga kondusifitas saat pertandingan kandang PSMS Medan. Ia menegaskan, manajemen PSMS akan menjaga kondusifitas pertandingan itu dibantu pihak keamanan bersama TNI dan Polri.

"Jangan lagi Ada kerusuhan-kerusuhan yang akhirnya merugikan kita. Untuk pertandingan di hari Sabtu kita jaga kondusifitas karena masih tetap tanpa penonton, Mari kita dukung mari kita doakan agar pesan dapat meraih hasil maksimal, " ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved