PON
Perdana Tampil di PON 2024, Rosa Beatrice Malau Usung Target Medali Emas
Peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja ini, mengusung target medali emas di PON perdananya.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Atlet Wushu Sumatera Utara Rosa Beatrice Malau mengusung target besar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Peraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja ini, mengusung target medali emas di PON perdananya.
Rosa mengaku saat ini tengah fokus pada latihan pemusatan latihan daerah (Pelatda) jangka panjang di Yayasan Padepokan Wushu Indonesia.
“Persaingan di kelas 48 kilogram pasti juga ada ya. Selama ini saya sparing ya sama kelas di atas saya yang lebih berat. Lawan aku bisa aja kelas 52 kilogram,” ujar Rosa, Selasa (9/1/2024).
Atlet Wushu sanda kelahiran Samosir 15 Juni 2004 ini menilai persaingan secara nasional sangat besar.
Meski berstatus atlet Pelatnas, namun anak ke 4 dari 5 bersaudara ini tidak ingin menganggap remeh lawannya.
Apalagi Rosa menilai pada ajang PON nanti, semua provinsi memiliki atlet yang hebat dan patut untuk diwaspadai.
“Kalau di Pelatnas sama pelatih China, tapi di sini (Sumut) sama pelatih daerah. Kalau latihan satu hari itu pagi dan sore teknik. Rabu latihan beban dan sorenya fisik. Rest nya cuma setengah hari,” ucapnya.
Sementara Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sumut Darsen Song mengatakan, sebagai persiapan PON, saat ini sejumlah atlet berlatih di daerah, termasuk 4 atlet pelatnas yang sebelumnya berlaga di SEA Games dan Asian Games 2023.
Pada PON kali ini, skuat wushu Sumut banyak diperkuat atlet baru, termasuk Rosa Beatrice Malau yang mampu memberikan kejutan di SEA Games Kamboja.
Dengan begitu,Darsen mengaku optimis, juara umum menjadi target yang realistis pada PON edisi ke 21 nanti.
“Pada PON nanti, kita ingin tradisi emas cabor wushu tetap berlanjut. Minimal 5 emas bisa kita rebut,” ujar Darsen.
Sebelumnya, Ketua umum WI pusat Airlangga Hartanto saat berkunjung ke kejuaraan Indonesia Wushu All Games (IWAG) 2023 di Gedung Olahraga Dispora Sumut di Kota Medan, Senin (11/12/2023) lalu.
Ia mengatakan, saat ini perkembangan atlet wushu khususnya tingkat junior di semua provinsi semakin berkembang. Apalagi, Sumut yang setiap tahun selalu melahirkan regenerasi atlet berbakat, yang menjadi atlet pelapis.
Pada PON nanti, Sumut tentu akan berkekuatan penuh selaku tuan rumah.
Terlebih dalam tiga pelaksanaan PON sebelumnya, Sumut tidak pernah keluar dari peringkat 2 besar.
Pada PON 2024, Pengprov Wushu Indonesia Sumatera Utara berkekuatan 26 atlet, terdiri dari 10 atlet Taolu dan 16 atlet sanda.
Sembilan medali emas menjadi target WI Sumut, masing-masing 4 emas di nomor Taolu dan 5 emas di nomor sanda
(Cr29/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pewushu-sanda-putri-Sumut-Roa-Beatrice-Malau-pose-bersama.jpg)