PON 2024

KONI dan IMI Sumut Launching Tim Balap Motor Road Race dan Gasstrack untuk PON 2024

ONI) Sumut dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut memperkenalkan enam pebalap road race dan gasstrack untuk menghadapi PON

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com/Aprianto Tambunan
KONI Sumut dan IMI Sumut memperkenalkan enam pebalap road race dan gasstrack Sumut di Sirkuit IMI, Medan, Sabtu (3/2/2024). Keenam pebalap tersebut dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut memperkenalkan enam pebalap road race dan gasstrack untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

Launching tersebut di gelar di Sirkuit IMI, Medan, Sabtu (3/2/2024). 

Dari keemam pebalap tersebut terdiri dari empat pebalap inti, yaitu Andrian Aritonang, Deri Satio, Ikhsan, dan Fahri Irawan.

Sementara dua pebalap lainnya, yakni Maulana Arif dan Rendy dipersiapkan menjadi cadangan. 


Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan, cabang olahraga (Cabor) balap motor Sumut terakhir kali mendapatkan medali pada PON Palembang tahun 2004.

Untuk itu, ia berharap, pada PON ke XXI ini, cabor balap motor bisa menyumbangkan kembali medali untuk provinsi Sumatra Utara. 


"Hari ini kita launching tim balap Sumut. Kalau tidak mendapat medali saya tidak tau lagi. Mungkin saya lah yang sial. Sebanyak empat kali saya menjadi ketua kontingen, tapu selalu pulang dengan tangan kosong . Kali ini saya mau, Sumut bisa mengambil medali tersebut, terkhususnya di road race dan gasstrack," kata John Ismadi Lubis kepada awak media di Sikuit IMI Medan, Sabtu (3/2/2023).


Dikatakannya, KONI Sumut sudah menyerahkan empat motor balap untuk dipergunakan para pebalap untuk latihan

. Dengan begitu, ia menekankan agar seluruh pebalap Sumut semangat dalam latihan persiapan PON 2024


"Motor ini memang dari KONI tapi yang melengkapinya dari IMI. Saya berpessn agar para pebalap terus latihan, dan latihan," ujarnya. 


"Yang pasti kita pengenalan medan (Lintasan) dulu. Paling tidak kita bisa latihan disini selama enam bulan, sedangkan provinsi yang lain nantinya cuman bisa dua hari. Artinya kita mempunyai kemampuan yang lebih dari yang lain," tambahnya. 


Sementara itu, Pembina IMI Sumut, Musa Rajekshah mengatakan, sebagai tuan rumah pada PON 2024 seharusnya Sumut memiliki banyak keuntungan.

Sehingga ia meminta kepada seluruh pebalap memberikan hasil terbaik, agar Sumut bisa meraih juara umum pada even olahraga akbar tanah air tersebut. 


"Kami berharap para pebalap benar-benar berlatih. Tanpa latihan olahraga apapun tidak mungkin bisa meraih prestasi. Tanpa mengikuti even-even juga sulit mengetahui kemampuan diri. Berlatih lah, bertanding lah, dan kejar prestasi itu. Kesempatan ini lima tahun sekali. Kalau bisa, kita harus mendapatkan medali sebanyak-banyaknya untuk Sumut. Insyallah Sumut bisa menjadi juara umum," ungkap Musa Rajekshah. 


Senada, Ketua IMI Sumut, Harun Mustafa berharap, tim balap motor Sumut bisa mempersiapkan diri dengan baik jelang PON 2024. Sehingga kedepannya Sumut bisa meraih medali emas dan menjadi juara umum. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved