Berita Medan

Pasca Pemilu 2024, RSJ Prof Ildrem Sumut Belum Mengalami Lonjakan Pasien

Disebutnya, biasa para pasien yang mengalami stres akan diantarkan langsung oleh pihak keluarga.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
HO/TribunMedan
RSJ Prof Dr Ildrem Provinsi Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua hari berlalu pasca pemilu 2024, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. Dr. Ildrem belum mengalami lonjakan pasien, Jumat (16/2/2024).

Hal tersebut disampaikan Direktur Umum RSJ Prof Dr Ildrem, drg. Ismail Lubis, yang mana rumah sakit telah menyiapkan berbagai persiapan baik itu pasien langsung maupun layanan secara online.

"Belum ada peningkatan jumlah pasien sejauh ini, baik itu yang datang langsung maupun melalui sistem online yang kita punya," ujar drg. Ismail Lubis.

Disebutnya, biasa para pasien yang mengalami stres akan diantarkan langsung oleh pihak keluarga.

"Biasanya yang mengantarkan pasien ke rumah sakit adalah keluarga, bukan pasien secara pribadi, begitu pun belum ada laporan apapun dari keluarganya yang caleg di Sumatera Utara," ungkapnya.

Namun begitu, RSJ ini akan memantau secara berkala hingga 35 hari kedepan, bagaimana kondisinya.

Sebab, dikatakannya perhitungan suara masih berlangsung, sehingga masih belum terlihat adanya tanda kenaikan pasien pasca pemilu 2024 ini.

"Nantinya jika ada lonjakan, kita akan informasikan, jadi kita lihat hingga 35 hari kedepan," jelasnya.

RSJ Prof Ildrem sudah siap menampung lonjakan pasien pasca pemilu 2024, pihak rumah sakit telah menyediakan 100 bad tambahan sejak jauh hari.

Layanan yang diberikan untuk konsultasi kejiwaan dan psikologis juga tidak hanya dilakukan secara langsung, RS juga menyediakan layanan secara online.

Jadwal konsultasi online dibuka pada hari Rabu dan Jumat, dan pendaftaran di setiap Sabtu mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

Dengan menyediakan tenaga profesional yang siap membantu permasalahan pasien, khususnya para caleg di pemilu tahun 2024 ini.

RSJ Prof Dr Ildrem Provinsi Sumatera Utara.
RSJ Prof Dr Ildrem Provinsi Sumatera Utara. (HO/TribunMedan)

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr Ildrem Provinsi Sumatera Utara, telah bersiap dari jauh hari, untuk menambah ruang tambahan, siap menampung jika ada calon legislatif stres yang gagal dalam pemilu 2024.

“Kita punya kapasitas tempat tidur 300 dan akan ada penambahan 100 tempat tidur lagi. Namun kita berharap kepada caleg ini harus kuat. Sementara itu untuk mengatasi agar tidak mengalami gangguan jiwa usai gagal, harus menjunjung tinggi sportivitas yaitu siap menang siap kalah sehingga mental ini siap menghadapi hal-hal yang akan terjadi,” ujar Direktur Umum RSJ Prof Dr Ildrem, drg. Ismail Lubis.

Pihaknya telah bersiap menambah 100 tempat tidur (bed) untuk mengantisipasi caleg stres tersebut.

Saat ini jelas Ismail, ada 267 jumlah pasien yang di rawat di RSJ milik Pemprov Sumut tersebut dimana 20 tempat tidur lagi untuk untuk layanan NAPZA. Untuk kelas 1 ada 10 tempat tidur, kelas 3 sebanyak 162 tempat tidur, kelas 2 ada 80 tempat tidur. Ditambah gedung depan akan 100 tempat tidur lagi.

Ia juga menuturkan selama ini, dimata masyarakat RSJ hanya melayanin pasien dengan gangguan jiwa.

Padahal menurutnya di RSJ punya layanan yang lain yakni ada dokter layanan anak, dokter penyakit dalam, dokter gigi, dokter neurologi, dokter kulit dan dokter radiologi.

“Ke depan di RSJ ini sesuai transformasi layanan kesehatan nanti ke daerah seperti puskesmas-puskesmas,” tambahnya.

Kemudian, dr. Ricky W. Tarigan dari Poli Klinik RSJ Prof Dr Ildrem menambahkan terkait berapa besar potensi caleg gagal alami gangguan jiwa.

Dijelaskan dr Ricky terlebih dahulu bahwa sebelum mengalami gangguan jiwa ada beberapa gejala yang harus diketahui yakni rasa khawatir, rasa takut, tidak bisa tidur, ini merupakan awal gangguan jiwa atau tanda-tanda awal.

“Maka kami menyarankan apabila ada tanda-tanda awal prodromal itu muncul lebih baik melakukan wawancara, screening atau konsultasi," ungkapnya.

Dikatakannya, jangan malu dan lepaskan stigma bahwa orang yang datang ke dokter spesialis jiwa itu identik dengan ODGJ atau orang dengan gangguan jiwa.

"Jadi para caleg untuk bisa datang kesini jika mengalami gangguan serupa sebelum terjadi gangguan jiwa,” terangnya.

Sementara itu, dikatakannya potensi pada diri manusia itu berdasarkan teori, seorang manusia kemungkinan memiliki 1 persen untuk mengalami gangguan jiwa.

Kecuali mereka punya kaitan genetik bisa 8 sampai 12 persen mengalami gangguan jiwa.

“Jadi untuk pravalensi teman-teman caleg ini, mungkin secara individual tidak bisa kita sampaikan tapi secara teori ada potensi mengalami gangguan jiwa," jelasnya.

Ia mengimbau jika ada mengalami gangguan awal, silahkan datang ke RSJ Prof Ildrem, sebab pelayanan siap 24 jam.

"Jadi jika sudah mulai memiliki gangguan tersebut, silahkan datang, kami akan memberikan pelayanan kepada mereka para caleg tersebut,” pungkasnya.

(cr26/tribun-medan.com)
 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved