Berita Medan
Tawuran Geng Motor Pecah di Medan Area, Satu Remaja Berlumuran Darah Nyaris Tewas
Katanya, tawuran antar kedua kelompok geng motor ini diwarnai hujan batu karena saling lempar.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang remaja tak sadarkan diri dan bersimbah darah, setelah terlibat tawuran antar geng motor di wilayah Kecamatan Medan Area.
Informasi yang diperoleh oleh Tribun Medan, korban diketahui berinisial P alias T (16) warga Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas.
Menurut salah seorang warga bernama Ari, aksi tawuran ini terjadi pertama kali di Jalan Thamrin, Kecamatan Medan Area, pada Rabu (21/2/2024) malam.
Kemudian, korban dikejar oleh kelompok geng motor lain dan berlari ke Jalan Ibrahim Sinik, hingga ke Jalan Sutrisno, Kecamatan Medan Area.
Katanya, tawuran antar kedua kelompok geng motor ini diwarnai hujan batu karena saling lempar.
Ia pun sempat melihat, korban dan teman-temannya memegang senjata tajam.
"Waktu di Jalan Sutrisno, depan toko laundry, korban ini megang parang panjang. Lalu, lawannya melempari korban dengan batu," kata Ari saat diwawancarai, Kamis (22/2/2024).
Dijelaskannya, saat itu kepala korban terkena lemparan batu dan langsung terkapar di tengah jalan.
Setelah itu, sejumlah anggota geng motor lawannya ini langsung memukuli korban hingga berdarah-darah.
"Sekarat korbannya, seperti mau mati. Para pelaku ini langsung kabur," sebutnya.
Saat itu teman-teman korban pun meninggalkannya di lokasi kejadian.
Lalu, ada salah satu teman korban ditangkap oleh warga di Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Harles Gultom membenarkan kejadian tersebut.
"Di Jalan Sutrisno kejadiannya, lempar-lemparan antar geng motor remaja semua, anak dibawah umur," ucapnya.
Ia menyampaikan, untuk korban yang luka sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari korban.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.