Liga Inggris

Fakta Penampilan Cole Palmer di Final, Bak Kutukan Chelsea Gagal Dua Kali Wembley

Hasil Final Carabao Cup Para Fans berpikir Manchester City bermaksud melakukan tindakan negatif

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
AFP
Penjaga gawang Middlesbrough asal Australia #23 Tom Glover (kiri) menyelam untuk menghentikan bola yang ditembakkan oleh gelandang Inggris Chelsea #20 Cole Palmer (kanan) 

Tribun-Medan.com - Hasil Final Carabao Cup Para Fans berpikir Manchester City bermaksud melakukan tindakan negatif terhadap mantan pemainnya Cole Palmer setelah final Piala Carabao, dan situasi ini membuat beberapa di antara mereka tidak menyukainya.

Liverpool keluar sebagai juara Carabao Cup 2024 setelah mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Wembley Stadium pada Minggu (25/2/2024). (Liverpool.com)
Seperti diketahui, pada hari Minggu Chelsea kalah 0-1 dari Liverpool di final Piala Carabao, dengan Virgil van Dijk mencetak gol kemenangan pada menit ke-118 di Stadion Wembley.

Baca juga: Berikut Ini Cara Sinkronisasi KIP Kuliah dengan SNBP 2024

Baca juga: Tak Jerah Berkali-kali Ketahuan Selingkuh, Pria di Semarang Tikam Selingkuhan Istri Pakai Celurit

Pemain Muda Bawa Liverpool Juara
Kedua belah pihak berpeluang memenangkan pertandingan dalam 90 menit, namun Chelsea memudar di perpanjangan waktu dan gagal menguji tim muda Liverpool yang menggantikan posisi pemain intinya akibat cedera.

Liverpool keluar sebagai juara Carabao Cup 2024 setelah mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Wembley Stadium pada Minggu (25/2/2024).
Liverpool keluar sebagai juara Carabao Cup 2024 setelah mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Wembley Stadium pada Minggu (25/2/2024). (AFP)


Cole Palmer bisa dibilang satu-satunya pemain Chelsea yang tidak terlihat terganggu dengan kejadian tersebut, seperti kebanyakan rekan setim senior dan mudanya.

 
Pemain berusia 21 tahun ini tampil mengesankan di Stamford Bridge sejak pindah dari Manchester City senilai 40 juta pound pada musim panas lalu, dan menjadi salah satu dari sedikit pemain yang bersinar di tim Mauricio Pochettino selama musim yang mengecewakan.

Tampil Tenang Palmer Mendapat julukan Baru

Palmer mendapat julukan 'Cold Palmer' dalam beberapa bulan terakhir berkat ketenangannya dan kemampuannya untuk tetap tenang selama pertandingan meskipun usianya sudah lanjut.

Dia bahkan mengadopsi selebrasi gol yang sesuai dengan julukan barunya, di mana dia mencengkeram lengannya dan berpura-pura menggigil.

Namun, setelah ia nyaris memenangkan trofi pertamanya bersama Chelsea, para penggemar mengira mantan klub Palmer, City, mengejeknya di media sosial.

Baca juga: PERAN Maestro Luka Modric, Real Madrid Bungkam Sevilla Spesialis Menit Akhir


Pada pukul 6 sore GMT pada hari Minggu, kurang dari 20 menit setelah peluit akhir dibunyikan di Wembley, City menerbitkan di X foto Phil Foden berdiri di ruang cryotherapy sambil mengenakan topi wol dan masker wajah.

Tingkatkan Pemulihan Otot
 
Cryotherapy adalah praktik memaparkan atlet pada suhu yang sangat dingin dalam waktu singkat untuk meningkatkan pemulihan otot.


Admin City menyertai foto mantan rekan setim Palmer itu dengan tiga emoji menggigil kedinginan.

Di X, beberapa penggemar melihat tweet tersebut sebagai sindiran yang disengaja terhadap lulusan akademi City, Palmer.

"Trolling Palmer sekarang," jawab salah satu pengikut, sementara yang lain berkomentar, "Memasak Palmer lho," dan "Kami lihat apa yang kamu lakukan di sana, wadmin."

City Dituding Kurang Berkelas
Namun, tidak semua orang begitu terkesan, City dituding kurang berkelas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved