Berita Medan

Pasien Berusia 65 Tahun Ini Berhasil Jalani Operasi Bypass Jantung di RS Mitra Medika Premiere Medan

Pasien memiliki riwayat hipertensi, diabetes melitus dan juga penyakit jantung dan sudah mengkonsumsi obat obatan selama 25 tahun.

Tayang:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Rumah Sakit (RS) Mitra Medika Premiere Medan kembali sukses melakukan tindakan bedah jantung atau bypass jantung. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Rumah Sakit (RS) Mitra Medika Premiere Medan kembali sukses melakukan tindakan bedah jantung atau bypass jantung. 

Operasi Bypass Jantung ini adalah yang ketiga kalinya sukses dilaksanakan.

Hal ini menjadi kebanggaan bagi tim bedah jantung RS Mitra Medika Premiere Medan, khususnya Premiere Heart Centre.

Premiere Heart Centre merupakan pusat layanan jantung terpadu di RS Mitra Medika Premiere Medan yang memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Medan yang memerlukan layanan jantung dari mulai medical check up, terapi, dan juga tindakan tindakan lainnya.

Seperti kateterisasi jantung hingga tindakan operasi bypass jantung ataupun bedah jantung lainnya, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

Dengan adanya sentra jantung ini, masyarakat Sumatera Utara tidak perlu lagi mengantre lama dan tidak harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan jantung yang berkualitas.

Direktur RS. Mitra Medika Premiere Medan, Dr. dr. Arifah Devi Fitriani, M.Kes mengatakan, tindakan bypass kali ini dilakukan pada seorang pasien laki-laki berusia 65 Tahun dengan angka kesuksesan 100 persen.

Pasien memiliki riwayat hipertensi, diabetes melitus dan juga penyakit jantung dan sudah mengkonsumsi obat obatan selama 25 tahun.

“Semangat tinggi yang dirasakan pasien juga dirasakan oleh tim bedah jantung di RS. Mitra Medika Premiere. Sehingga tim bedah jantung juga siap untuk memberikan pelayanan dan tindakan terbaik bagi pasien,” ujar dr Arifah.

Pada serangkaian pemeriksaan yang dilakukan memberikan hasil jika tindakan yang terbaik adalah bypass jantung. 

Selanjutnya dilakukan berbagai persiapan dan juga konfrensi bedah (surgery conference) yang melibatkan beberapa tim dokter seperti dokter spesialis bedah jantung dr. Maulidya Ayudika Dandanah, Sp. BTKV (K) FIHA, dokter spesialis jantung dr. Faisal Habib, Sp. JP, Subspe-I.K.K.V (K) FIHA, FAPSC, dan juga dokter spesialis anestesi jantung dr. Qodri Fauzi Tanjung, Sp.An, KAKV. Lalu diputuskan langkah terbaik untuk pasien adalah dilakukannya tindakan bypass jantung.

dr. Maulidya Ayudika Dandanah, Sp. BTKV (K) FIHA melakukan tindakan CABG, dibantu oleh tim terbaik dari mulai penata anestesi dan juga perawat yang andal dan berpengalaman.

Prosedur tindakan CABG dilakukan diruang operasi khusus bedah jantung yang dilengkapi dengan peralatan yang canggih.

Prosedur CABG sendiri adalah pembuatan jalur baru atau bypass disekitar arteri koroner yang tersumbat akibat penumpukan plak.

Jalur baru ini akan membuat aliran darah ke organ jantung menjadi lancar. Kondisi ini akan membuat sel-sel pada jantung mendapatkan oksigen yang cukup. Operasi bypass jantung dilakukan pada pasien yang sudah tidak bisa lagi ditangani dengan obat-obatan ataupun pemasangan stent jantung.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved