Sumut Hebat

Ternyata 96 Persen Warga Mandailing Natal Terdaftar Program UHC: Madina Bersyukur, Madina Berbenah

Terhitung Januari 2024 sekira 96,39 persen warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah terdaftar pada program Universal Health Coverage (UCH)

Editor: Jefri Susetio
istimewa
Terhitung Januari 2024 sekira 96,39 persen warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah terdaftar pada program Universal Health Coverage (UCH). 

TRIBUNMEDAN.COM, MADINA- Terhitung Januari 2024 sekira 96,39 persen warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah terdaftar pada program Universal Health Coverage (UCH).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Mhd Faisal Situmorang.

"Data yang kami peroleh (Dinas Kesehatan Madina) 473.629 dari 491.353 jiwa data penduduk Madina sudah terdaftar dalam program UHC," ujarnya kepada media belum lama ini.

Baca juga: Daftar 40 Anggota DPRD Mandailing Natal Hasil Pemilu 2024, Gerindra 7 Kursi PDIP Hanya 1

 

Keberhasilan karena Kepemimpinan Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina Sukhairi-Atika. Mereka fokus mengentaskan program kesehatan.

Saat ini, Pemkab Madina juga sudah mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan atas pencapaian tersebut.

Namun yang sudah aktif dan bisa berobat gratis menggunakan KTP sejak Januari 2024 masih 74,41 persen.

Lebih lanjut ia bilang atas capaian tersebut Pemkab Madina pertanggal 17 Januari 2024 ditetapkan BPJS Kesehatan predikat UHC di Sumut.

"Pemkab Madina mendapatkan predikat UHC kedua setelah Kabupaten Tapanuli Selatan dari BPJS Kesehatan. Otomatis Madina pencapaian UHC kedua di wilayah Tabagsel," katanya.

Menurutnya UHC sebagai wujud konkrit Pemkab Madina dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan untuk seluruh penduduk di Kabupaten Madina.

Baca juga: Batas Wilayah Kabupaten Mandailing Natal yang Bersebelahan Langsung Dengan Sumatera Barat

 

"Ini juga merupakan bagian dari program mendukung perwujudan Tageline Madina yakni Madina Bersyukur, Madina Berbenah," ujarnya.

Eks Direktur RSUD Husni Thamrin Natal itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Madina, Wakil Bupati Madina, Ketua DPRD Madina atas perhatian bagi masyarakat Madina bidang kesehatan.

"Perhatian Pemkab Madina dan lembaga DPRD yang sangat luar biasa kepada masyarakat. Kita dengan mendaftarkan dan membayarkan iuran Program JKN melalui APBD, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat kita ketika mengakses layanan kesehatan," ungkapnya

(*)

 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved