Tawuran Mahasiswa
Mahasiswa 2 Fakultas di Unimed Tawuran, Beredar Flyer Kronologi Kejadian, Ada yang Luka Berat
Terkait kejadian tersebut, beredar flyer kronologi kejadian, dimana bahkan menyebutkan bahwa ada terdapat beberapa korban luka berat.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan mahasiswa dari dua Fakultas di Universitas Negeri Medan (Unimed) terlibat tawuran pada Selasa (26/3/2024) lalu, yang mengakibatkan sejumlah kendaraan terparkir rusak parah.
Terkait kejadian tersebut, beredar flyer kronologi kejadian, dimana bahkan menyebutkan bahwa ada terdapat beberapa korban luka berat.
Berikut kronologi kejadian, tawuran 2 fakultas mahasiswa Unimed, Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).
Pertama sekitar pukul 11.00 Wib seorang mahasiswa teknik mesin berinisial H ingin menge-print instrument penelitian di auditorium.

Lalu H memarkirkan sepeda motor di depan auditorium se-izin satpam.
Setelah menge-print ia kembali ke parkiran dan membawa sepeda motornya ke lab otomotif untuk bimbingan.
Setelah bimbingan ternyata masih ada revisi, jadi H kembali ke auditorium untuk menge-print kembali.
"Lalu kreta (sepeda motor) diparkirkan di tempat yang tidak jauh dari parkir pertama. Setelah selesai menge-print H kembali ke kreta, lalu H berdebat dengan satpam karena H parkir di tempat yang salah, di saat debat dengan satpam, tiba-tiba ada mahasiswa dari FIK ikut mencampuri dan memprovokasi. Lalu H menegur mereka supaya tidak ikut campur, setelah itu mereka tidak terima dan H dikeroyok sekitar 5 orang," tulis keterangan di flayer tersebut.
Kemudian, H kembali ke fakultas untuk menceritakan peristiwa itu kepada temannya agar bisa dimediasikan.
Lalu tidak lama kemudian datang dengan beramai ramai mahasiswa FIK ke gerbang 1 tepatnya di pos satpam, kemudian H dan kawannya sempat berdebat dengan mahasiswa FIK.
"Dikarenakan perdebatan yang alot mulailah lagi perkelahian di sana yang mengakibatkan salah satu mahasiswa teknik mesin mengalami bocor kepala karena dipukul menggunakan benda tumpul," jelasnya.
Lalu pihak keamanan membantu untuk menghentikan perkelahian tersebut dengan mengusir mahasiswa FIK keluar dan menutup gerbang.
Setelah kejadian itu mahasiswa teknik mesin kembali ke fakultas mengikuti arahan dari pihak keamanan, setelah itu tidak lama kemudian tiba-tiba gerbang 1 terbuka dan masuk mahasiswa FIK menyerang FT.
Mahasiswa Teknik Mesin berhasil membela diri dan menahan mundur massa FIK.
Namun, tanpa selang waktu lama, ramai massa FIK dari arah auditorium ramai menyerang dengan melempari batu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.