Bantuan Langsung Tunai
Cek pip.kemdikbud.go.id 2024 Lewat HP, Simak Kriteria Penerima Bantuannya
Bagi kamu yang tengah menunggu bantuan langsung tunai (BLT) Program Indonesia Pintar (PIP), ini linknya
- Ketidakpadanan data antara DTKS dan Dapodik
Pada saat pemadanan data antara DTKS dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jika terdapat ketidaksesuaian data peserta didik, seperti nama, alamat, atau data lainnya, maka peserta didik tersebut tidak akan memenuhi syarat untuk menerima PIP.
- Tidak ditandai sebagai penerima PIP oleh sekolah dalam Dapodik
Sekolah memiliki kewenangan untuk menandai peserta didik yang layak menerima PIP dalam Dapodik, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kemdikbud. Jika peserta didik tidak ditandai sebagai penerima PIP oleh sekolah, maka ia tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat tersebut.
Data siswa tidak valid dalam Dapodik
Jika terdapat kesalahan atau ketidaklengkapan data siswa, seperti NIK, NISN, alamat, dan lain sebagainya, maka peserta didik tersebut tidak akan memenuhi syarat untuk mendapatkan PIP.
Putus sekolah, meninggal dunia, atau status tidak diketahui
Jika peserta didik telah putus sekolah, meninggal dunia, atau tidak diketahui keberadaannya oleh sekolah, maka ia akan kehilangan haknya untuk menerima PIP.
Dilaporkan sebagai siswa dari keluarga mampu
Jika masyarakat melaporkan bahwa peserta didik berasal dari keluarga mampu, maka tim verifikasi lapangan yang dibentuk oleh Kemdikbud akan melakukan verifikasi untuk memastikan kelayakan penerimaan PIP.
Dengan adanya kriteria dan verifikasi ini, PIP diharapkan tepat sasaran dan dapat memberikan bantuan kepada peserta didik yang memang membutuhkan secara ekonomi.
Itulah tadi klik dan cek pip.kemdikbud.go.id, simak cara cek status penerima PIP lewat HP, login pakai NIK/NISN.(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pidato Tertutup Presiden Prabowo saat Penutupan Retreat Ketua DPRD: Maaf Ya Wartawan. . . |
|
|---|
| KISAH Desi, Diduga Depresi Karena Skripsinya Dicuri Teman, Kini Tetap ke Kampus Jadi Mahasiswa Abadi |
|
|---|
| Bantah Dicap Sakti, Kades Lumajang yang Dibacok 15 Orang Tapi Tak Luka Serius Ngaku Tak Pakai Cincin |
|
|---|
| Sepak Terjang Nus Kei, Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam di Bandara |
|
|---|
| Relawan Projo Buka Suara Usai Jusuf Kalla Singgung Jasa Menangkan Jokowi di Pilpres: Kerja Kolektif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/28112022_BANTUAN-BLT_ABDAN-SYAKURO-9.jpg)