Berita Viral

Tak Mau Ditinggal Cuti Melahirkan, Wanita Tega Racuni Rekan Kerja yang Hamil, Korban tak Curiga

Saat ditanya, secara blak-blakan, temannya menyatakan bahwa hal itu dilakukan karena tidak ingin dia mengambil cuti hamil.

mStar
Tak Mau Ditinggal Cuti Melahirkan, Wanita Tega Racuni Rekan Kerja yang Hamil, Korban tak Curiga 

TRIBUN-MEDAN.com - Tak mau ditinggal cuti melahirkan, wanita tega racuni rekan kerja yang hamil.

Korban tak curiga dan menenggak minuman tersebut. 

Rasa minuman yang aneh pun membuat korban mengira air di kantornya bermasalah.

Ilustrasi hamil
Ilustrasi hamil (HO)

Dilansir tribun-medan.com dari Tribunnewsmaker.com, seorang wanita tega melukai sesama wanita yang sedang hamil besar hanya karena ogah terbebani pekerjaan.

Wanita yang melahirkan akan mendapatkan cutu dalam beberapa bulan untuk menjalani masa pemulihan pasca bersalin.

Akan tetapi, pekerjaan tetap tak bisa ditinggalkan, alhasil sering kali rekan kerja yang harus mengambil alih beban kerja.

Dengan beban kerja yang semakin bertambah hanya karena orang lain sedang bercuti telah membuat seseorang gelap mata.

Baca juga: MOMEN Memed Alijaya Bikin Ketua MK Tahan Tawa, Saksi Kubu Ganjar-Mahfud: Jangan Banyak Pertanyaan

Dia tega meracum temannya yang sedang hamil besar dengan memasukan bubuk ke dalam minuman.

Kejadian ini terjadi di provinsi Hubei, Tiongkok, di mana seorang pekerja wanita kedapatan menuangkan bubuk aneh ke dalam minuman rekan wanitanya yang sedang hamil.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di sebuah perusahaan publik yang berafiliasi dengan pemerintah Tiongkok.

Detik-detik wanita itu melakukan tindakannya menjadi viral secara online.

Dalam potongan video viral tersebut, seorang wanita yang mengenakan rompi hitam terlihat mendekati meja rekannya.

Tak Mau Ditinggal Cuti Melahirkan, Wanita Tega Racuni Rekan Kerja yang Hamil, Korban tak Curiga
Tak Mau Ditinggal Cuti Melahirkan, Wanita Tega Racuni Rekan Kerja yang Hamil, Korban tak Curiga

Kemudian wanita itu membuka botol kecil dan menuangkan zat mirip bubuk ke dalam minuman di atas meja.

Setelah menuntaskan kejahatannya, dia langsung ngeloyor pergi.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan WeChat, situasi terungkap ketika korban menyadari minumannya terasa aneh.

Ia awalnya menduga pasokan air di kantornya bermasalah, dia juga sudah beralih ke air minum kemasan.

Akan tetapi, situasi air minumnya tidak enak itu terus berlanjut.

Seorang teman bahkan melemparkan lelucon, jangan-jangan ada seseorang yang mungkin telah merusak minumannya.

Wanita itu kemudian memutuskan untuk merekam video dari mejanya menggunakan perangkatnya.

Hal itu guna mengetahui siapa pun yang mendekatinya.

Baca juga: Sejarah Masjid Telaga Zam-Zam di Sidikalang, Saat Ini Sedang Direnovasi dan akan Dibangun 2 Lantai

Usai melihat siapa yang mampir ke mejanya, korban terkejut saat mengetahui rekannya telah memasukkan racun ke dalam minuman tersebut.

Saat ditanya, secara blak-blakan, temannya menyatakan bahwa hal itu dilakukan karena tidak ingin dia mengambil cuti hamil.

Temannya itu, khawatir tidak mampu menanggung beban kerja yang bertambah sendirian.

Dia kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi, kemudian pihak berwenang segera menyelidikinya.

Insiden ini mendapat kritik luas di media sosial lokal.

Baca juga: Bukannya insyaf, Caong Residivis Narkoba Kembali Berulah, Langsung Diamankan Polres Padangsidimpuan

Banyak warganet yang turut berkomentar dengan kejadian nakal pegawai itu.

“Meracuni seseorang hanya karena Anda tidak ingin mereka berlibur? Apakah dia terlalu banyak menonton drama polisi?

“Kami hanya berusaha mendapatkan hak kami, mengapa harus jahat?

“Bagaimana orang seperti itu bisa lulus ujian untuk bekerja di lembaga yang berhubungan dengan pemerintah? Tampaknya ujian hanya bisa menyingkirkan calon yang lemah secara akademis, tidak korup secara moral,” kata beberapa warganet.

(*/tribun-medan.com)

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 2 April 2024 di Medan, Jakarta, Magelang, Surakarta, Semarang

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini 2 April 2024 di Medan, Jakarta, Magelang, Surakarta, Semarang

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

 

Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved