Ramadan 2024
4 Tips Cegah Asam Lambung Naik saat Puasa Ramadan
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan asam lambung naik selama berpuasa. Hal-hal tersebut antara lain makanan yang Anda makan.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Berpuasa adalah salah satu kewajiban umat Muslim di seluruh dunia.
Sebagian besar orang dilatih untuk berpuasa sejak usia dini sehingga berpuasa bukanlah hal yang sulit.
Pengecualiannya adalah orang-orang dengan gangguan pencernaan, seperti penyakit asam lambung, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari saat berpuasa.
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan asam lambung naik selama berpuasa.
Hal-hal tersebut antara lain makanan yang Anda makan, langsung tidur setelah makan, dan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat lainnya.
Tentu saja, Anda harus menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut selama berpuasa agar asam lambung Anda tidak naik.
Berikut ini tips mencegah asam lambung naik saat puasa Ramadan:
1. Perhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa.
Makan sahur dan berbuka dengan makanan yang salah dapat dengan mudah menyebabkan asam lambung naik.
Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan yang dapat mencegah naiknya asam lambung, seperti gorengan, makanan pedas, asam, dan berminyak seperti santan, cokelat, minuman bersoda, dan kopi.
Saat sahur, makanlah lauk pauk dengan sayuran hijau seperti brokoli, buncis, seledri, kubis, dan bayam untuk menjaga kesehatan lambung Anda. Beberapa sayuran mengandung asam yang rendah, yang dapat meredakan gejala refluks asam lambung.
Untuk berbuka puasa, cobalah minum minuman jahe hangat terlebih dahulu - minuman ini memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengatasi asam lambung dan masalah pencernaan lainnya.
2. Perhatikan porsi makan
Tips lain untuk mengatasi refluks asam lambung adalah dengan memperhatikan ukuran porsi makan Anda. Hindari makan makanan dalam jumlah besar dalam sekali makan.
Cegah refluks asam lambung saat berpuasa dengan mengubah jumlah makanan yang Anda makan sedikit demi sedikit, dimulai dengan minuman jahe hangat. Setelah itu, lanjutkan dengan makan makanan lain sambil meningkatkan jumlahnya secara perlahan.
3. Kunyah Makanan Secara Perlahan
Kebiasaan makan terlalu cepat dapat menyebabkan asam lambung naik. Kebiasaan ini biasanya dipicu oleh rasa lapar setelah seharian berpuasa. Oleh karena itu, sebaiknya makanlah makanan Anda secara perlahan dan kunyahlah selembut mungkin agar lebih mudah dicerna.
Kebiasaan ini akan membantu enzim pencernaan Anda memproses dan mencerna makanan dengan lebih mudah, sehingga dapat mengurangi risiko naiknya asam lambung atau memperburuk gejala GERD.
4. Hindari minum banyak dan langsung tidur setelah makan
Minum terlalu banyak air saat sahur dan berbuka puasa dapat menyebabkan kembung dan menyulitkan proses pencernaan.
Setelah makan sahur atau berbuka puasa, pastikan untuk berhenti sejenak dan minum air putih. Selain itu, jangan langsung tidur setelah sahur karena kebiasaan ini hanya akan menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan bersama makanan yang Anda makan.
(cr30/tribun-medan.com)
| Apa Itu Tradisi Megengan yang Dilakoni sebelum Bulan Ramadan? Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| 6 Kuliner Khas Medan yang Cocok Disajikan saat Idul Fitri, Ada Soto Medan hingga Lemang |
|
|---|
| 67 Anak Yatim Ditraktir Baju Baru oleh Lazismu Asahan jelang Hari Raya Idul Fitri |
|
|---|
| H-1 Lebaran 2024, Berikut Update Harga Bahan Pokok, Pasar Tradisional di Medan Padat Pengunjung |
|
|---|
| Kumpulan Doa di Akhir Ramadhan yang Bisa Diamalkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/berita-kesehatan-cara-atasi-asam-lambung-naik-sakit-lambung-dengan-5-obat-alami-lidah-buaya-jahe.jpg)