Berita Viral
PENGAKUAN R, Terpaksa Bohong Sakit Kanker Gegara Takut dengan Ibu, Nyaris Terima Donasi Warganet
R lalu mengaku kala itu ia sedang demam. Namun R membantah kalau dirinya baru saja menjalani operasi yang seperti disampaikan oleh Suherna.
Kepada pemilik akun, Suherna bercerita bahwa anaknya baru saja operasi baypass jantung dan sudah menderita gagal ginjal.
Selain itu, Suherna juga mengatakan anaknya itu mengidap kanker di kepala sehingga akan dilakukan tindakan operasi.
"Ibu Suherna bilang after operasi anaknya butuh kursi roda agar nanti waktu kontrol tidak kesulitan, karna anaknya harus dipasang oksigen," katanya.
"Kemudian ada salah satu pasien disana memberikan uang tunai sebesar 300rb rupiah, tujuannya agar Rizal bisa membeli kursi roda second," tambahnya.
Melihat kondisi Rizal yang memprihatinkan, pemilik akun pun berinisiatif untuk mengadakan open donasi agar bisa mendapatkan kursi roda yang layak.
Namun, keanehan pun dilihat langsung oleh pemilik akun.
Baca juga: NASIB Sandra Dewi Terancam Diseret, 7 Tahun Suami Korupsi Timah, Kamaruddin:Gak Mungkin Dia Tak Tahu
Anak yang disebut oleh ibunya baru menjalani operasi dan mengidap kanker itu berlari-lari layaknya orang sehat.
"Tapi ternyata, setelah alamat yang bersangkutan saya konfirmasi. Betapa kagetnya melihat Rizal bermain sambil berlari lari seperti anak yang sehat," tuturnya.
Berdasarkan penelusuran pemilik akun, ini bukan pertama kalinya ibu tersebut melakukan dugaan penipuan.
"Keterangan dari wakil RT setempat Bapak Gunadi, Ibu Suherna ini sudah beberapa kali mendapat kasus yang sama," katanya.
"Terakhir ibu suherna kedapatan mencuri 2 buah ponsel di salah satu RS yang ada di Ciledug, hingga mendatangkan aparat kepolisian," tambahnya.
Selain itu, lanjut pemilik akun, Suherna juga kerap menjebak ojol yang ia pesan ke rumahnya.
"Bu suherna juga kerap kali menjebak ojol yang dia pesan dari rumahnya dengan dalih di-carter PP," bebernya.
"Tapi begitu sudah ditunggu berjam-jam Ibu Erna dan rizal malah pulang menggunakan gocar yang di pesankan orang lain. Seperti kasus saya di atas," tukasnya.
Diduga Akting
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.