Berita Viral

Berawal dari Tembak-tembakan Mainan, Sekelompok Pemuda Berakhir Saling Pukul Hingga Kejar-kejaran

Kedua kelompok remaja ini saling serang dengan senjata mainan berpeluru plastik sebesar biji merica. Namun, situasi berakhir dengan baku pukul.

Tayang:
Instagram
Berawal dari Tembak-tembakan Mainan, Sekelompok Pemuda Berakhir Saling Pukul Hingga Kejar-kejaran 

TRIBUN-MEDAN.com - Berawal dari tembak-tembakan mainan, sekelompok pemuda berakhir saling pukul hingga kejar-kejaran.

Kericuhan antara dua kelompok remaja di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada Kamis (11/4/2024) kemarin sore menghebohkan media sosial.

Video perkelahian antara kedua kelompok tersebut viral di berbagai platform hingga Jumat (12/4/2024).

Ilustrasi tawuran
Ilustrasi tawuran ()

Dalam video yang beredar luas, terlihat aksi saling pukul dan kejar-kejaran antara sejumlah remaja di Lapangan Garuda, Dusun Lapeo, Desa Lapeo.

Bahkan, salah satu remaja tampak dikeroyok setelah terjatuh saat berusaha melarikan diri dari kejaran.

Awalnya, kedua kelompok remaja ini saling serang dengan senjata mainan berpeluru plastik sebesar biji merica.

Namun, situasi semakin memanas dan berakhir dengan baku pukul serta saling lempar.

Baca juga: Nikahi Janda 46 Tahun, Pemuda Ini Ucap Syukur, Merasa Sangat Beruntung Istrinya Berpengalaman

Menariknya, kedua kelompok remaja tersebut berasal dari desa yang berbeda, yakni Desa Kenje, Lapeo, dan Desa Bonde. Fenomena ini juga tidak asing bagi warga setempat.

Anjas, salah satu warga Desa Lapeo, menyatakan bahwa permainan semacam itu kerap terjadi setiap tahun, terutama saat suasana lebaran Idul Fitri.

"Awalnya itu hanya main-main tembak saja di lapangan, sampai berkelahi betulan, kejadian itu kemarin sore," terang Anjas kepada wartawan dikutip tribun-medan.com dari TribunJateng.com.

Dia mengatakan dua kelompok remaja ini lebaran tahun lalu juga melakukan hal yang sama.

Berawal dari Tembak-tembakan Mainan, Sekelompok Pemuda Berakhir Saling Pukul Hingga Kejar-kejaran
Berawal dari Tembak-tembakan Mainan, Sekelompok Pemuda Berakhir Saling Pukul Hingga Kejar-kejaran

Saling serang dengan menggunakan senjata mainan, lapangan sepak bola jadi arena tempur.

Lantaran terjadi senggolan, akhirnya memicu perkelahian, baku pukul, saling kejar.

"Jadi kemarin sempat berkelahi, warga sekitar juga langsung turun di lapangan melerai," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Campalagian, Iptu Saifud telah menerima laporan kelakuan para remaja ini.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved