Breaking News

Tribun Wiki

10 Manfaat Mendengar Musik Bagi Tubuh, Bisa untuk Diet?

Mendengar musik ternyata baik bagi kesehatan tubuh. Simak manfaat dari mendengarkan musik berikut ini

Tayang:
Editor: Array A Argus
INTERNET
Ilustrasi mendengar musik 

Terapi menggunakan musik, dinilai efektif untuk meredakan gangguan tidur seperti insomnia.

Baca juga: 4 Manfaat Mangga untuk Kesehatan, Termasuk Jantung dan Pencernaan, tapi Waspada Getahnya

Mendengarkan musik klasik yang rileks, dapat membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

8. Memperbaiki Suasana Hati

Baik itu musik klasik, dangdut, atau pop, mendengarkan lagu kesukaan, terbukti dapat memperbaiki suasana hati yang buruk.

Sebab, mendengarkan musik kesukaan akan memicu keluarnya dopamin di tubuh.

Baca juga: 6 Manfaat Tomat untuk Kesehatan, di Antaranya Cegah Kanker, Terungkap Fakta Nutrisi Tomat

Dopamin adalah suatu komponen kimia yang menimbulkan rasa senang dan bahagia.

9. Bantu Meredakan Gejala Depresi

Bagi para pengidap depresi, mendengarkan musik klasik dan musik yang biasa digunakan untuk meditasi dapat memberikan efek yang baik pada suasana hati.

Sementara itu, jenis musik seperti metal dan tekno, tidak efektif untuk meredakan gejala depresi.

Baca juga: 10 Ide Hampers untuk Rayakan Idul Fitri 2024, Harga Terjangkau namun Banyak Manfaat

10. Meningkatkan Stamina

Berolahraga sambil mendengarkan musik akan membuat kita lebih semangat dan berstamina.

Saat lari misalnya, pilih musik yang irama ketukannya bisa diikuti. Selain lari akan menjadi lebih bersemangat, stamina pun semain baik. Jadi, kita bisa olahraga lebih lama.

Jenis musik apa yang efektif dalam memberikan manfaat untuk kesehatan?

Tren yang berkembang saat ini adalah, musik dengan irama yang cepat digunakan untuk olahraga dan musik dengan irama yang lambat digunakan untuk relaksasi. Jika kamu cocok dengan pola yang demikian, maka silakan mengikutinya.

Baca juga: 5 Manfaat Konsumsi Ikan untuk Sahur Menyehatkan Jantung hingga Mengurangi Risiko Penyakit autoimun

Namun jika tidak, kamu bebas untuk memilih yang lain. Menggunakan musik sebagai terapi adalah masalah selera dan tidak bisa selalu disamakan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved