Berita Viral

JURAGAN Sapi dan Domba Dikasih Puskesmas Obat Penenang, Berakibat Fatal: Bunuh dan Mutilasi Istri

Tarsum pun kehilangan akal sehat dengan membunuh dan memutilasi tubuh sang istri, Yanti (44).

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TribunnewsBogor.com / KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHA
Juragan sapi dan domba di Ciamis, Tarsum (50) bunuh dan mutilasi sang istri, Yanti (44). 

TRIBUN-MEDAN.COM – Tarsum (50) juragan sapi dan domba dikasih Puskesmas obat penenang, malah berakibat fatal.

Namun, belum diketahui jenis obat penenang apa yang diberikan pihak Puskesmas kepada Tarsum.

Tarsum pun kehilangan akal sehat dengan membunuh dan memutilasi tubuh sang istri, Yanti (44).

Bahkan, anak Tarsum dan Yanti, sempat melihat tubuh sang ibu yang sudah dimutilasi oleh ayah kandungnya itu, ketika baru pulang sekolah.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisantrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamuis, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan aksi pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat (3/5/2024) pagi sekira pukul 07.30 WIB.

Jules mengatakan pelaku juga langsung berhasil ditangkap oleh polisi dibantu warga setempat tidak lama pasca kejadian pembunuhan dan mutilasi tersebut.

"Kejadian pukul 07.30 WIB, pagi. Korban dimutilasi. Pelaku berinisial TBD (50)," ujarnya.

Jules mengatakan dari hasil pemeriksaan awal korban dibunuh dan dimutilasi pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

"Pelaku menggunakan senjata tajam, pisau dan memutilasi bagian tubuh korban. Kita masih dalami kejadian ini," jelasnya.

Sementara, terkait potongan-potongan jasad korban, telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Lantas, bagaimana kondisi sang anak yang masih duduk di bangku SMP itu setelah melihat ayahnya memutilasi ibunya?

Berikut fakta-faktanya yang dirangkum Tribun-medan.com, Minggu (5/5/2024).

1. Tarsum (50) berprofesi sebagai juragan sapi dan domba.

Tarsum dikenal sebagai juragan sapi dan domba di Dusun Sindangjaya, Desa Cisantrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamuis, Jawa Barat.

Disampaikan ketua RT setempat Yoyo Tarya, 3 hari lalu sebelum terjadinya peristiwa tragis ini, Tarsum sempat mendapat masalah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved