Sepakbola
PSSI Sumut Akan Benahi Aturan Lisensi Pelatih SSB
Di mana Pelatih berlisensi D hanya diperbolehkan melatih untuk U-10, dan lisensi C hanya bisa melatih U-12 hingga U-15.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatra akan merubah aturan kepelatihan di level sekolah sepakbola.
Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Mahendra Sinulingga menjelaskan bahwa pihaknya akan membuat peraturan terkait lisensi pelatih SSB.
Di mana Pelatih berlisensi D hanya diperbolehkan melatih untuk U-10, dan lisensi C hanya bisa melatih U-12 hingga U-15.
Katanya, hal ini demi mendongkrak perkembangan sepakbola di Sumatra Utara.
"Kalau dia (SSB) tidak mempunyai pelatih berlisensi C, maka tidak boleh melatih diatas usia 10 Tahun," ungkap Arya Mahendra Sinulingga, Selasa (7/5/2024).
Menurutnya peraturan ini sangat penting dalam pembinaan sepakbola di usia muda. Sehingga pesepakbola muda di Sumut bisa berlatih dengan baik dan benar.
"Jadi peraturan ini penting untuk diketahui masyarakat. Jangan nanti anak-anak kita dilatih dengan tidak benar, karena memang sertifikat pelatihnya belum bisa melatih usia diatas 10 tahun," terangnya.
Bukan cuman membuat peraturan, Arya juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memberikan solusi terhadap SSB yang masih ditangani pelatih berlisensi D.
Yang mana, Asprov PSSI Sumut akan memberikan kursus lisensi C dengan subsidi 50 persen kepada pelatih.
"Jadi dalam waktu dekat kalau semua pelatih SSB masih bersertifikat D, mereka hanya bisa melatih U-10. Kepada orangtua siswa mohon divek ke SSB nya tersebut, apakah sesuai atau tidak sertifikatnya," ujarnya.
Sementara itu menanggapi aturan tersebut, pelatih SSB Bintang Johor, Suherman Lubis mengaku sangat mendukung peraturan yang akan diterapkan Asprov PSSI itu.
Menurutnya, lisensi pelatih sangat lah penting dalam melatih SSB.
"Bagus ya, artinya kita mau mendongkrak fundamental sepakbola ini harus memiliki pelatih yang mempunyai ilmu. Sehingga meningkatkan ilmu sepakbola di Sumut juga," kata Suherman.
Selain itu, pelatih berlisensi C tersebut juga berharap Asprov PSSI Sumut bisa memberikan perhatian lebih terhadap SSB di Sumut.
"Kalau bisa perhatian Asprov juga bisa semakin ditingkatkan. Kan banyak SSB swasta yang memiliki peralatan kurang mendukung," ujarnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.