Coppa Italia 2024

Juventus Mendadak Medioker, Final Coppa Italia 2024 Taruhannya, La Dea Bukan Lawan Mudah

Juventus makin terpuruk di akhir musim. Rentetan hasil imbang di lima laga terakhir

Editor: Dedy Kurniawan
AFP
Reaksi kecewa para pemain Juventus di penghujung pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Udinese pada 12 Februari 2024 di “Stadion Allianz” di Turin. MARCO BERTORELLO / AFP (MARCO BERTORELLO / AFP) 

Tribun-Medan.com - Juventus makin terpuruk di akhir musim. Rentetan hasil imbang di lima laga terakhir menunjukkan Juventus sedang dalam tidak baik-baik saja.

Terbaru, Juventus tak bisa meraih kemenangan saat melawan tim juru kunci Salernitana. Bianconeri di tahan imbang 1-1 di kandang sendiri.

Ini jadi hasil imbang kelima secara beruntun di Serie A yang diraih Juventus dalam sebulan terakhir.

Baca juga: Labura Hebat FC Menang 4-2 saat Hadapi PS Palembang

Statistik itu jauh dari kata istimewa apalagi mengesankan meski sudah cukup membawa mereka lolos ke Liga Champions musim depan.


Sepanjang 2024 ini, Juventus menjadi tim paling banyak meraih hasil seri (9 dari 18 laga) di lima liga top Eropa, setelah klub papan tengah Bundesliga Heidenhem yang meraih 10 kali seri.

Baca juga: Lapas Narkotika Langkat Punya Inovasi Rehabilitasi, Kakanwil Kemenkumham Sumut: Saya Apresiasi

Menurut Opta, catatan lima hasil imbang secara beruntun ini mengulangi apa yang Juventus dapatkan pada periode April hingga Mei 2009 silam.

Baca juga: Didukung Gerindra, Bobby Nasution Kemungkinan Berpasangan Lagi dengan Aulia Rachman

Juventus hanya meraih 15 poin dalam 15 pertandingan terakhir, dan secara keseluruhan, mereka mengoleksi 13 hasil imbang dalam 36 pertandingan Serie A musim ini.

Baca juga: Didukung Gerindra, Bobby Nasution Kemungkinan Berpasangan Lagi dengan Aulia Rachman


BERITA TERKAIT

100 Hari Perang Gaza, Hamas Ejek Tentara Israel: Mereka Sering Nangis di Medan Tempur

Angka abnormal ini jelas menunjukkan Juventus biasa-biasa saja dan tak lagi memiliki keistimewaan di musim ini.

Saat melawan Salernitana, Juventus bahkan hampir menelan kekalahan. Mereka banyak menyerang namun kerap kesulitan mengonversi menjadi gol.


Mereka tak jadi kalah setelah di penghujung laga berkat gelandang mereka Andrian Rabiot di menit 90+1' menyamakan gol dari Niccolo Pierozzi di menit 27'.

"Kami memulai dengan cukup baik, kemudian membuat kesalahan dalam pengambilan keputusan. Kami menjadi terputus-putus dan kami tidak dapat mempertahankan posisi kami," kata Allegri, dikutip dari Football Italia.

Statistik yang dimiliki Juventus ini wajib dicermati oleh juru taktik mereka Massimiliano Allegri.

Allegri memang mengeluhkan permainan Juventus. Namun keluhan saja tidak cukup. Harus ada perubahan dari strategi mereka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved