Berita Viral
GEGARA NETIZEN, Hegi Ripra Sempat Ditemui Polisi dan Diajak Temui 8 Terpidana Kasus Vina di Penjara
Adapun tuduhan itu berawal karena fotonya yang mengenakanan topi hitam berbalik dengan telinga bagian kiri bolong viral sejak 2 tahun lalu.
TRIBUN-MEDAN.COM - Gara-gara netizen, Egi Ripra sempat diinterogasi pihak kepolisian dan diajak menemui 8 terpidana pembunuhan Vina Cirebon di penjara.
Hal itu karena netizen menyebut sosok Egi Ripra mirip Pegi Setiawan DPO pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon sebelum ditangkap.
Adapun tuduhan itu berawal karena fotonya yang mengenakanan topi hitam berbalik dengan telinga bagian kiri bolong viral sejak 2 tahun lalu.
Egi Ripra mengaku setelah sosoknya disorot, ia dicari Polda Jabar hingga Polres Cirebon.
"Pulang dari Polsek, di rumah sudah ada Polda Bandung nanya 'kenapa bisa viral, kenal sama korban gak'," ucap Egi Ripra, dilansir dari Youtube Jejak Backpaper, Kamis (6/6/2024).
Egi mengaku didatangi pihak kepolisian guna menanyakan kenal kedua korban, Vina dan Eky Cirebon.
"Selang 3 hari dari Polres Cirebon juga datang ke rumah nanya yang sama kenal sama orang gak, ikutan bermotor gak," terangnya.
Bahkan Egi mengaku sempat ingin ditemui dengan 8 terpidana lainnya oleh pihak kepolisian.
"Dia bilang kalau gak kenal 'kamu harus ditemui dengan pelaku-pelaku lain didalam gimana kamu siap gak," ujarnya.
Egi mengatakan ia bersedia untuk ditemui dengan 8 terpidana lainnya dengan syarat keselamatannya terjamin.
"Saya bilang 'saya siap, terus gimana nanti pelaku didalam ngaku kenal saya padahal saya gak kenal, saya takutnya gimana saya orang gak punya," tuturnya.
"Dia bilang 'gak bakal gitu polisi gak bakal nangkap orang sembarangan," sambungnya.
"Saya siap banget, kalau keselamatan saya terjamin, saya gak salah," tambahnya.
Namun ternyata rencana polisi untuk menemui Egi dengan 8 terpidana batal.
"Tapi akhirnya gak jadi bertemu dengan terpidana," ujarnya.
| DIANGGAP Lakukan Perlawan, Ketua Komisi III DPR RI Murka, Panggil Kajari Karo Danke Rajagukguk Besok |
|
|---|
| MISTERI Kematian Kepala BPBD Fransiskus Xaverius Asten: Kacamata di Rumah, Tapi Mayatnya di Jurang |
|
|---|
| 6 Bulan Berlalu, Kasus Kematian Kepala BPBD Frans Asten Masih Misteri |
|
|---|
| Klarifikasi Isu Pemadaman Listrik Global 2 April 2026 |
|
|---|
| VONIS Topan Ginting: Penjara 5 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp 200 Juta, Hakim Ungkap Hal Memberatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Terkuaknya-Pesan-Terakhir-Eki-Pacar-Vina-Cirebon-Jabar.jpg)