Berita Viral
USAI Jampidsus Dibuntuti Anggota Densus 88, Kini Terpantau Drone Melintas di Kantor Jampidsus
Kasus Jampidsus dibuntuti sejumlah oknum kembali terjadi. Setelah Jampidsus dibuntuti anggota Densus 88 sekarang sebuah drone melintas diduga memata-m
Pascaditembak, pihak pengamanan Kejagung membawa drone tersebut untuk dianalisa.
Namun sejak drone jatuh sebelum waktu Isya hingga kini, Kejaksaan Agung belum mengumumkan identitas drone tersebut.
"Belum. Ya nanti kan dilihat apa muatan drone nya, apa seperti apa, nanti saya coba konfirmasi," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana saat dihubungi, Rabu (5/6/2024).
Nantinya jika identitas drone ini dianggap tidak membahayakan, maka Kejaksaan Agung takkan mengungkapnya ke publik.
Sebaliknya, jika terindikasi membahayakan, maka Kejaksaan Agung akan berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
"Kalau memang menurut kita tidak membahayakan, tidak perlu sampai ke media. Tapi kalau pun ada yg sifatnya membahayakan, kita lapor ke kepolisian atau kita lakukan penelusuran," ujar Ketut.
Sebagai informasi, kejadian drone terbang melintasi Kejaksaan Agung ini bukanlah kali pertama.
Sebelumnya pada Selasa (21/5/2024), di lapangan depan Gedung Kartika, tempat Jampidsus Kejaksaan Agung berkantor juga dilintasi drone.
Namun saat itu drone yang melintas belum berhasil ditembak jatuh meski tim penembak drone sudah disiagakan.
Sayangnya terkait peristiwa drone-drone melintas ini, Kejaksaan Agung tak bisa berbuat banyak, termasuk pelarangan.
"Wah kita enggak bisa melarang seperti itu. Karena lalu lintas udara di luar kewenangan kita. Kita enggak bisa melarang seperti itu," katanya.
Namun demikian, dipastikan tim penembak drone bersiaga sebagai bentuk antisipasi.
"Kan ada alatnya. Kalau misalnya membahayakan ya kita turunkan dengan alat kita. Kita tembak dia," kata Ketut.
Daftar 10 ANggota Densus 88 Tergabung Grup WA Time Zone
Beredar grup Whatsapp 'Time Zone' yang usernya diduga anggota Densus 88 Anti Teror Polri penguntit Jampidsus Kejagung Febri Ardiansyah.
| Fakta Mengejutkan 103 Anak di Daycare Yogyakarta, 53 Jadi Korban Kekerasan, Ortu Ada Lihat Lebam |
|
|---|
| Alasan Capek Menyetir Seharian, Gubernur Kaltim Rudy Masud Butuh Kursi Pijat Rp 125 Juta |
|
|---|
| Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jogja, Motifnya Masih Misteri |
|
|---|
| TAMPANG Enjang Saat Ditangkap, TNI Gadungan Tipu Pedagang Telur Hingga Rugi Rp7 Juta, Ngaku Kapten |
|
|---|
| Fakta-fakta Viralnya Kasus Daycare di Yogyakarta, Polisi Tetapkan 13 Pelaku Kekerasan Terhadap Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kasus-Jampidsus-dibuntuti-sejumlah-oknum-kembali-terjadisss.jpg)