Breaking News

advertorial

SUKSES DIGELAR, Turnamen Premier Mini Soccer Bertajuk EURO 2024 di Medan

Turnamen Premier Mini Soccer yang berlangsung di lapangan Premier Mini Soccer, Jalan Williem Iskandar Iskandar sukses digelar.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Abdan Syakuro

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Turnamen Premier Mini Soccer yang berlangsung di lapangan Premier Mini Soccer, Jalan Williem Iskandar Iskandar sukses digelar.

Sebanyak 10 tim sudah bertarung menampilkan yang terbaik pada turnamen yang bertajuk EURO 2024 tersebut.

Pada partai final yang digelar pada Minggu (7/7/2024) malam, mempertemukan antara Inggris XFL dan Italia Xtream.

Pada pertandingan itu, tim Inggris XFL tampil gemilang dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 dari Italia Xtream. Kedua tim tersebut pun tampil sengit pada jalannya pertandingan.

Pasalnya di awal babak pertama, tim Italia Xtream berhasil unggul melalui gol cepat yang diciptakan oleh Gerri. Namun memasuki menit akhir babak pertama, tim Inggris XFL berhasil menyamakan kedudukan. Skor tersebut pun bertahan hingga jeda turun minum.

Kemudian pada babak kedua, jalannya pertandingan pun terlihat semakin memanas. Jual beli serangan terus di jalankan kedua tim, hingga memasuki 5 menit akhir babak kedua, tim Inggris XFL berhasil mencetak gol kemenangan.

Pelatih tim Inggris XFL, Stevie mengaku senang dengan keberhasilan anak asuhnya di turnamen tersebut. Menurutnya, kemenangan tersebut berkat kerja keras yang dilakukan pemainnya di dalam lapangan.

"Semua itu hasil kerja keras anak-anak. Kita berusaha bermain tetap dengan tempo dan menguasai lapangan," kata Stevie, Minggu (7/7/2024).

"Saya hanya memberikan motivasi yang positif bahwasanya kita bisa menang. Jadi jangan kecewa hanya tertinggal satu gol, kita pasti bisa kejar dan menang," sambungnya.

Meski meraih gelar juara pada turnamen tersebut, Stevie mengaku belum cukup puas dengan pencapaian timnya. Pasalnya, ia mengaku memiliki target untuk meraih gelar juara lainnya di turnamen yang akan mereka ikuti.

"Kita akan mengikuti turnamen-turnamen yang diselenggarakan selanjutnya, karena kegiatan ini adalah yang positif untuk anak-anak," ungkapnya.

Sementara itu, pada perebutan juara ketiga mempertemukan Belanda dan Prancis SK United.

Pada pertandingan itu kedua tim tampil sengit,dengan skor yang berakhir imbang 1-1. Pertandingan itu pun harus berlanjut ke drama adu pinalti yang berakhir 5-4 untuk kemenangan Belanda Legenda.

Salah satu pemain Belanda Legenda, Efendi Halim merasa bersyukur pertandingan berjalan dengan lancar dan baik.

"Kita senang, meskipun tidak ada target. Tapi juara tiga kita syukuri, puji tuhan," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved