Breaking News

advertorial

Dharmapala Goes To School, Sosialisasi Soal Civics dan Hukum di Kalangan Pelajar

Dharmapala Nusantara bersama Jestham menggelar seminar bertajuk Dharmapala Goes To School yang membahas tentang civics (kewarganegaraan) dan hukum.

TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA TARIGAN
Dharmapala Nusantara Goes To School, sosialisasi soal civics dan hukum yang berlangsung di Perguruan Buddhis Bodhicitta Medan yang diikuti puluhan pelajar tingkat SMA, Rabu (17/7/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dharmapala Nusantara bersama Jestham menggelar seminar bertajuk Dharmapala Goes To School yang membahas tentang civics (kewarganegaraan) dan hukum.

Kegiatan berlangsung di Perguruan Buddhis Bodhicitta Medan yang diikuti puluhan pelajar tingkat SMA, Rabu (17/7/2024).

Fenny Goh selaku Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan kegiatan membahas mengenai civics dan hukum agar menumbuhkan jiwa nasionalisme dan sadar hukum sejak dini bagi para pelajar.

"Pembahasan kali ini mengenai civics dan hukum yang diberikan kepada pelajar SMA, dimana bukan hanya membahas soal hukum, tetapi membangkitkan jiwa nasionalisme," ujarnya.

Seminar ini akan berlangsung di 6 sekolah yang ada di Medan, dan kali ini merupakan sekolah kedua yang dikunjungi Dharmapala bersama Jestham.

Heriyanto Yang selaku narasumber menyampaikan penting sekali menyampaikan pengetahuan mengenai civics dan hukum kepada para pelajar sebab mereka adalah generasi penerus bangsa.

"Mereka adalah generasi penerus Indonesia, sehingga penting membangkitkan jiwa nasionalisme mereka. Agar mereka juga punya tanggung jawab dan tau bahwa mereka juga bagian dari Indonesia," ungkapnya.

Pengetahuan tentang hukum bagi para pelajar disebutnya sangat penting, sebab disini tujuannya adalah menyadarkan kepada para pelajar mengenai hukum sejak dini.

"Agar mereka mengerti pentingnya hukum dan itu adalah bagian dari kita," katanya.

Jadi disebutnya tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran civics (sebagai bagian dari masyarakat) dikalangan generasi muda Buddhis.

Agar para pelajar jadi lebih terpanggil untuk lebih terlibat dalam kehidupan publik terutama dimasa depan mereka.

"Kemudian diharapkan mereka bisa terlibat dalam kegiatan publik tersebut dan menyalurkannya lewat Dharmapala Nusantara," ujarnya.

Pada umumnya para pelajar disebutnya belum pernah mendengar istilah civics. Padahal pengetahuan ini dikatakannya sangat penting diketahui sebagai masyarakat, bukan hanya bicara soal hukum.

"Seharusnya semua warga negara memiliki kesadaran civics, bukan hanya soal politik atau bukan hanya soal hukum," ungkapnya.

Thomas Iskandar selaku owner Jestham mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR dari Jestham yang dilakukan setiap tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA
    Komentar

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved